Dosen Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi UAD Resmi Raih Jabatan Akademik Tertinggi Guru Besar
Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pertama kali mencatatkan sejarah capaian akademik membanggakan. Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. dosen program studi Sastra Inggris sekaligus dekan menerima Surat Keputusan (SK) Guru Besar dan dikukuhkan pada Sabtu, 25 Mei 2026, dan diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono., M.M., Ph.D. Prosesi penyerahan berlangsung di Ruang Amphitarium lantai 9 gedung utama Kampus IV UAD. Proses ini menjadi momentum penting dalam penguatan kualitas akademik serta pengembangan keilmuan berkemajuan di lingkungan UAD.
Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. meraih jabatan akademik tertinggi dengan kepakaran kritik sastra. ”Baru setelah saya lulus dari University of Tasmania tahun 2020 baru saya benar-benar sangat cinta dengan sastra, karena satu bahan-bahan komtemporer atau yang terbaru itu sangat mudah didapatkan disana. Kemudian kedua, setelah saya membaca karya sastra Amerika, Inggris, Australia begitu karya sastra itu sangat kontekstual” ujar Prof. Wajiran, S.S.,M.A., Ph.D. dalam video profil yang ditayangkan pada proses pengukuhannya.
Beliau memulai karir sebagai dosen tetap di Fakultas Sastra UAD pada tahun 2003 di tahun yang sama saat kelulusannya dari program studi sastra Inggris UAD. Pendidikan di Universitas Gadjah Mada pada program studi Ilmu Sastra diselesaikan pada tahun 2010 3 tahun setelah mendapatkan jabatan fungsional asisten ahli. Di tahun 2019-2020 Prof. Wajiran, S.S.,M.A.,Ph.D. diamanahi menjadi ketua program studi sastra Inggris. Saat ini beliau mendapatkan tugas struktural sebagai Dekan Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi UAD.


