FSBK UAD Jadi Delegasi Indonesia di China-ASEAN Education Cooperation Week 2026

Tiongkok, 3 Agustus 2026 Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi UAD menjadi salah satu delegasi Indonesia di Forum ASEAN Education Cooperation Week 2026. Acara ini merupakan forum pertukaran pendidikan bilateral dan platform kerja sama internasional dalam bidang pendidikan. Pada kesempatan ini FSBK UAD diwakili oleh Dani Fadillah, S.I.Kom.,M.A.,Ph.D. wakil dekan akademik, kemahasiswaan dan Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Forum China-ASEAN Education Cooperation Week 2026 kali ini meluncurkan berbagai inisiatif strategis untuk mendorong pendidikan dan pemerataan digitalisasi. Salah satu agenda utama dalam pembukaan forum ini adalah peluncuran China-ASEAN Smart Education Capacity Building Project. Dengan menempatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai penggerak utama pendidikan masa depan, program ini bertujuan memanfaatkan teknologi cerdas untuk meningkatkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan di kawasan ASEAN dan Tiongkok.

Sejak didirikan pada tahun 2008, China-ASEAN Education Cooperation Week telah berkembang dari sebuah forum pertukaran pendidikan menjadi salah satu pilar penting diplomasi regional. Sebagai tuan rumah permanen penyelenggaraan CAECW, Provinsi Guizhou kembali menegaskan komitmennya untuk membangun komunitas Tiongkok–ASEAN yang semakin erat dengan masa depan bersama. Dalam visi tersebut, pendidikan dipandang sebagai fondasi utama bagi penguatan kerja sama ekonomi, sosial, dan pembangunan kawasan secara berkelanjutan.Hal ini menjadi peluang besar bagi FSBK dalam membuka jejaring Kerjasama internasional.

Keikutsertaan Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi UAD dalam forum internasional ini menjadi wujud komitmen fakultas untuk memperluas jejaring kerja sama global sekaligus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. ” Melalui forum ini alhamdulillah FSBK memperoleh kesempatan untuk berdialog dengan akademisi dan institusi pendidikan dari berbagai negara, mempelajari praktik-praktik baik di bidang pendidikan tinggi, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam penelitian, pertukaran akademik, dan pengembangan program internasional. Harapannya pengalaman ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan internasionalisasi FSBK UAD serta meningkatkan kontribusi fakultas di tingkat global”, Ujar Dani Fadillah.

FSBK UAD Lepas 146 Calon Wisudawan/Wisudawati pada Agenda Pelepasan Periode Agustus 2026

Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan prosesi pelepasan 146 calon Wisudawan dan Wisudawati pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Amphitarium Lantai 9, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa yang menandai akhir dari perjalanan akademik mahasiswa sekaligus awal langkah menuju dunia profesional yang lebih luas.

Acara diawali dengan sambutan Dekan FSBK, Prof. Wajiran, M.A., Ph.D., yang memberikan apresiasi atas perjuangan para calon wisudawan dengan pesan penuh makna. “teman-teman hari ini akan dilepas dan akan menapaki kehidupan baru. Amalkan ilmu kalian sebaik-baiknya dan berikan manfaat dengan ilmu teman-teman” pesannya kepada seluruh calon Wisudawan/Wisudawati.

Gambar 1. Sambutan Wisudawan Terbaik oleh Diva Shakila Amalia Putri

Sambutan kedua disampaikan oleh wisudawan terbaik yang diwakili oleh Diva Shakila Amalia Putri, mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dalam pidatonya, ia menyampaikan tentang cerita perjuangan setiap orang yang perlu diapresiasi. Karena setiap orang memiliki cerita perjuangannya masing-masing. “Hari ini saya berdiri di sini dengan satu tugas yang cukup berat. Bukan karena harus berbicara di depan begitu banyak orang, tetapi karena saya harus mewakili begitu banyak cerita yang mungkin tidak akan pernah cukup diceritakan dalam waktu sepuluh menit.” tuturnya.

Acara pelepasan juga dimeriahkan oleh penampilan Gending Bahana, kelompok karawitan dibawah bimbingan bapak Laga Adhi Darma, S.S.,M.A. Gending Bahana sendiri merupakan UKM yang lahir dari Fakultas Sastra UAD pada tahun 2006. Setelah tahun 2019 UKM Gending Bahana berkembang dibawah naungan universitas. Pada kesempatan pelepasan wisuda kali ini Gending Bahana menampilkan lagu  ”Prau Layar” dan ”Lancaran UAD” untuk memeriahkan pelepasan wisudawan/wisudawati FSBK.

Memasuki acara inti, yakni prosesi pelepasan calon Wisudawan/Wisudawati FSBK Periode Agustus 2026. Sebagai bentuk apresiasi, FSBK memberikan selempang kehormatan dan plakat kenangan kepada mahasiswa berprestasi dengan IPK tertinggi di masing-masing program studi, yaitu:

  1. Sabrina Andin Nurgoho, Wisudawan Program Studi Sastra Indonesia dengan IPK 3,86. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  2. Lovina Putri Maharani, Wisudawan Program Studi Sastra Inggris dengan IPK 3,93. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  3. Diva Shakila Amalia Putri, Wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  4. Fahmi Ahsan, Wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  5. Arivansi Ringu Kodi, Wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94. Lulus dengan predikat Cumlaude.

Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan plakat kenangan dan sertifikat kepada seluruh calon wisudawan/wisudawati dari masing-masing program studi, sebagai simbol penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di FSBK UAD.

Kegiatan pelepasan wisuda ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para wisudawan dan wisudawati FSBK UAD untuk terus berkarya, menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki, serta tampil sebagai individu yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pengajian Bulanan FSBK UAD – Sehat itu Ibadah: Menjaga Amanah Tubuh di Tengah Kesibukan Akademik

Yogyakarta, Jumat, 24 Juli 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengajian Bulanan yang rutin diselenggarakan di setiap bulanyya. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pemeranan Lantai 8 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Acara diawali dengan sambutan dan penyampaian beberapa poin tentang kinerja dosen dan tendik dari Dekan Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Wajiran menyampaikan sejumlah hal penting, di antaranya imbauan untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan pelecehan seksual di lingkungan kampus, optimalisasi pemanfaatan fasilitas tahsin yang telah disediakan universitas, serta pentingnya kedisiplinan dalam melakukan absensi kehadiran sebagai bagian dari profesionalisme dan akuntabilitas dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FSBK.

Pengajian kemudian disampaikan oleh ustadz dr. Agus Sukaca, M.Kes. dosen Fakultas Kedokteran UAD. Tema yang diangkat dalam pengajian kali ini adalah ”Sehat itu Ibadah: Menjaga Amanah Tubuh di Tengah Kesibukan Akademik”.  Dalam pemaparannya, dr. Agus Sukaca, M.Kes. menjelaskan bahwa, ”Kesibukan itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Bahkan, dalam banyak keadaan, semakin besar amanah yang dipikul seseorang, semakin besar pula tuntutan waktu, tenaga, pikiran, dan emosinya. Tidak mengherankan apabila kita sering mendengar ungkapan seperti, “Saya belum sempat berolahraga.” “Tidur saya hanya beberapa jam.” “Makan nanti saja, yang penting pekerjaan selesai.”

Disampaikan pula tentang Al-Qur’an yang telah memperkenalkan manusia sebagai hamba Allah yang bertugas menjadi khalifah di bumi. Amanah inilah yang memberi makna pada seluruh aktivitas kehidupan. Namun Allah tidak hanya memberikan amanah. Allah juga menciptakan manusia dengan seluruh potensi yang diperlukan untuk menjalankan amanah tersebut. Lebih dari itu, Allah menetapkan Sunnatullah, yaitu tatanan kehidupan yang menjadi lingkungan tempat manusia bertumbuh, berkarya, dan mengabdi.

Penekanan inti pengajian adalah bahwasanya kesehatan tidak lagi dipahami sebagai tujuan yang harus dikejar. Produktivitas tidak lagi diukur dari padatnya aktivitas. Keduanya menjadi buah dari kehidupan yang berjalan selaras dengan tatanan Allah. Sehingga menjaga kesehatan bukanlah aktivitas yang terpisah dari ibadah. Melainkan menjaga kesehatan merupakan bagian dari menjaga instrumen amanah. Menjaga keseimbangan hidup bukan berarti mengurangi pengabdian, melainkan memastikan bahwa pengabdian dapat berlangsung lebih lama, lebih berkualitas, dan melahirkan amal saleh terbaik.

Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pemateri. Suasana kebersamaan yang terjalin selama kegiatan juga diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antar sivitas akademika Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi.

Di Balik Identitas Palsu: Diseminasi Penelitian Dosen Bahas Fenomena Fake Account di Media Sosial

Senin, 13 Juli 2026, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) kembali menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Dosen sebagai wadah berbagi temuan riset kepada sivitas akademika. Pada kesempatan kali ini, diseminasi mengangkat isu fake account dalam dinamika politik di Indonesia. Diseminasi penelitian dosen kali ini disampaikan oleh bapak Rendra Widyatama, S.IP., M.Si., Ph.D selaku narasumber. Penelitian yang dipresentasikan berfokus pada strategi mitigasi dampak akun palsu terhadap perilaku politik masyarakat perkotaan dan pedesaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hasil penelitian ini Ditemukan sekitar 80.000 data pos yang berasal dari  100 akun palsu yang diidentifikasi. Adapun pola aktivitas akun palsu ini dapat diindikasi melalui frekuensi postingan. ”Akun cenderung sangat tinggi atau memiliki pola tidak wajar dan profil akun minim pengikut, minim informasi, namun postingannya panjang seperti teks yang sudah disiapkan atau dicopy-paste”, ujar Bapak Rendra.

Isu penelitian ini diangkat karena merebaknya pergeseran sosiologis dari kepercayaan komunal yang bersifat nyata dan fisik bergeser menjadi kepercayaan digital (percaya pada narasi di dunia maya). Sehingga hal ini memicu polarisasi politik dan maraknya akun-akun manipulatif. Dampaknya, informasi di ruang digital tidak lagi menyebar secara organik, melainkan melalui manipulasi sistematis. Tujuannya bukan lagi untuk persuasi (mengubah opini), melainkan untuk memperkuat narasi (manipulasi sirkulasi) dan menciptakan echo chamber demi keuntungan kelompok atau bisnis tertentu.

Bahasan ini memantik diskusi beberapa peserta diseminasi yang menyoroti kompleksitas fenomena ini. Nunik Hariyanti, S.I.Kom.,M.A. dosen ilmu komunikasi sebagai salah satu penanya menanyakan tentang dorongan penelitian ini ke arah rekomendasi kebijakan. Mengingat sentimen negatif di ruang maya dalam konteks masyarakat Indonesia cukup rentan dan sangat dipengaruhi aspek budaya yang ada. Akhir kegiatan diseminasi ini ditutup dengan pembagian buku ”Polarisasi Politik Digital di Era Digital” kepada penanya yang beruntung.

Kegiatan diseminasi ini merupakan wujud komitmen FSBK dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan rekomendasi yang relevan bagi penyelesaian persoalan di masyarakat.

 

Dosen FSBK UAD Kenalkan Narasi Budaya melalui Workshop Membatik kepada Masyarakat Jepang

Jepang – Tim dosen Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional bertajuk “Mengenalkan Narasi Budaya dalam Motif Batik melalui Pelatihan Membatik bagi Masyarakat Jepang.” Kegiatan ini merupakan luaran dari program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional Universitas Ahmad Dahlan yang bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui seni batik kepada masyarakat Jepang.

Tim pengabdi terdiri atas Hana Farida, S.S., M.A., Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A., dan Resneri Daulay, S.S., M.A. yang melaksanakan rangkaian workshop di tiga lokasi berbeda, yaitu Ritsumeikan University pada 14 Mei 2026, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka pada 16 Mei 2026, dan Keio University pada 19 Mei 2026.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Jepang. Sebanyak 28 peserta mengikuti pelatihan di Ritsumeikan University, 24 peserta di KJRI Osaka, dan 34 peserta di Keio University. Para peserta tidak hanya belajar teknik dasar membatik, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai makna filosofis dan narasi budaya yang terkandung dalam berbagai motif batik Indonesia.

Dalam workshop tersebut, tim pengabdi menjelaskan bahwa setiap motif batik memiliki cerita, nilai, dan filosofi yang merepresentasikan identitas budaya masyarakat Indonesia. Melalui praktik membatik secara langsung, peserta diajak memahami bagaimana batik menjadi media ekspresi budaya sekaligus sarana pewarisan nilai-nilai lokal dari generasi ke generasi.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia di Jepang. Dalam sambutannya, Susi Yamano, Wakil Ketua APPBIPA Jepang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat bangga karena kolaborasi ini berkembang ke ranah budaya melalui Workshop Batik. Kami percaya bahwa mempelajari bahasa tidak dapat dipisahkan dari memahami budayanya. Batik bukan sekadar kain, melainkan ‘bahasa visual’ yang merangkum filosofi dan identitas bangsa kita,” ujarnya.

Menurut tim pengabdi, workshop ini menjadi salah satu bentuk diplomasi budaya yang efektif dalam memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional. Selain meningkatkan pemahaman lintas budaya, kegiatan ini juga memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Jepang.

Melalui program ini, Universitas Ahmad Dahlan menunjukkan komitmennya dalam menginternasionalkan budaya Indonesia serta memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat hingga ke tingkat global. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai jembatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

FSBK UAD Kembali Gelar Pengajian Bulanan dengan Tema Seni Bahagia dalam Hidup dan Bekerja

Yogyakarta, 12 Juni 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan menggelar pengajian rutin yang dirangkaikan dengan acara perpisahan dalah satu tenaga kependidikan FSBK di Ruang Pemeranan, Lantai 8, Seperti biasa, acara dibuka oleh Dekan FSBK, Prof. Wajiran, M.A., Ph.D., yang menyampaikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri pengajian rutin fakultas sekaligus mengimbau beberapa informasi yang perlu dilakukan oleh civitas akademika FSBK.

Dalam pengajian bertema “Seni Bahagia dalam Hidup dan Bekerja”, Prof. Dr. Doddy Hartanto, M.Pd. selaku penceramah pada kesempatan ini memaparkan tentang persoalan utama dalam kehidupan manusia yang memicu stress, yakni menempatkan ekspektasi diatas realita.

Dalam mengelola stress, Prof. Dr. Doddy Hartanto, M.Pd. menyampaikan beberapa tips dan kunci utamanya adalah bersyukur.  Selain itu, Prof. Dr. Doddy Hartanto, M.Pd. menekankan pentingnya ibadah dan memberi ruang pada tubuh untuk menangkap sinyal kesehatan. Pada sesi ini, beliau juga mempraktekkan bebera tips yang bisa dilakukan ketika menghadapi stress dan keadaan-keadaan lain yang kurang diinginkan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjut dengan pemberian kenang-kenangan kepada bapak Sugiyanto, A.Md. tenaga kependidikan FSBK yang sudah mengabdi selama 35 tahun 10 bulan di UAD. Momentum ini sekaligus menjadi acara perpisahan untuk bapak Sugiyanto, A.Md.

Ilmu Komunikasi UAD Kembali Menggelar Diseminasi Hasil Penelitian Mahasiswa

Kamis, 11 Juni 2026 program studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), kembali menggelar acara diseminasi hasil penelitian mahasiswa. Acara ini merupakan wadah sekaligus apresiasi bagi mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir dan berhasil menembus publikasi jurnal SINTA 2. Adapun mahasiswa yang melakukan diseminasi hasil penelitian adalah Rachma Aulia Hantarti dan Alifia Wanda Az-Zahra. Keduanya merupakan mahasiswa program studi ilmu komunikasi angkatan 2022. Kegiatan diseminasi hasil penelitian mahasiswa ini merupakan bagian dari upaya strategis program studi ilmu komunikasi memperkuat ekosistem penelitian yang implementatif bagi mahasiswa.  Selain itu, acara diseminasi ini tidak hanya dihadiri oleh dosen namun juga seluruh kalangan mahasiswa untuk menghidupkan ekosistem riset di kalangan prodi ilmu komunikasi dan Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi.

Acara ini dilangsungkan di laboratorium mini teater FSBK UAD dan berlangsung dengan penuh antusiasme. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari perwakilan program studi yang menegaskan pentingnya budaya riset sebagai bagian dari identitas akademik mahasiswa Ilmu Komunikasi. Melalui forum diseminasi ini, mahasiswa tidak hanya didorong untuk menyelesaikan penelitian sebagai syarat akademik, tetapi juga untuk menghasilkan karya yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Kehadiran audiens mahasiswa diharapkan dapat terinspirasi sekaligus motivasi untuk berani meneliti, menulis, dan menyebarluaskan hasil penelitiannya kepada khalayak yang lebih luas.

Memsuki acara inti yang pertma, yaitu diseminasi pertama disampaikan oleh Alifia Wanda Az-Zahra dibawah bimbingan Dr. Arif Ardy Wibowo, S.Sn.,M.Sn. Penelitian Alifia Wanda Az-Zahra berujudul ”Canting and Communication: Women’s Role in Preserving Traditional Batik Culture in Kampung Batik Giriloyo, Yogyakarta”. Penelitian ini menyoroti tentang peran ganda perempuan di Kampung Batik Giriloyo sebagai ibu rumah tangga dan praktisi budaya yang melestarikan tradisi batik gambar tangan. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif yang dikombinasikan dengan Teori Sudut Pandang, penelitian ini berpendapat bahwa pembuatan batik bagi perempuan bukan hanya aktivitas ekonomi, tetapi juga media transmisi budaya dan penantangan norma patriarki. Penelitian Alifia Wanda Az-Zahra berhasil menembus junal Notion, yang saat ini sudah terindeksasi Scopus.

Selanjutnya diseminasi penelitian dibawah bimbingan Dr. Vani Dias Adiprabowo, S.Sn.,M.Sn., mahasiswa atas nama Rachma Aulia Hantarti melahirkan karya akademis dengan judul ”Makna Aktivitas Repost Tiktok bagi Gen-Z dalam Mengekspresikan Diri dan Membangun Self Image”. Dengan menggunakan analisis fenomenologi Alfred Schutz Rachma berhasil menunjukkan bahwasanya tiktok telah efektif menjadi media gen-Z dalam mengekspresikan diri dan membangun self image bahkan personal branding. Dari 10 narasumber penelitian Rachma menemukan fenomena repost video tiktok mampu menumbuh perilaku sosial di kalangan gen-Z di ruang digital. Temuan Rachma kemudian direspon oleh Dani Fadillah, S.I.Kom.,M.A.,Ph.D. selaku penguji 2 penelitian.  Selain itu apresiasi juga diberikan oleh penguji 2 terhadap relevansi topik penelitian dengan dinamika komunikasi digital kontemporer dengan catatan tambahan untuk dikolaborasikan dengan teori lain, yaitu teori tindakan sosial. Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A. juga memberikan tambahan terkait ruang diskusi tambahan dari kualifikasi narasumber dalam memperkuat ketajaman analisis.

Sesi ini diakhiri dengan sesi motivasi dan refleksi yang mengajak mahasiswa untuk memandang penelitian bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan sebagai proses pembelajaran yang dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif. Dr. Vani Dias mendorong mahasiswa agar tidak takut menghadapi tantangan dalam proses penelitian, mulai dari pencarian data, penyusunan naskah, hingga publikasi hasil penelitian. Beliau juga menegaskan bahwasanya seluruh dosen ilmu komunikasi siap mendampingi dan membimbing perjalanan akademis mahasiswa di ranah penelitian dan publikasi. Acara ini ditutup dengan sesi foto bersama antara pemateri, dosen, dan seluruh peserta sebagai simbol apresiasi atas capaian akademik mahasiswa serta komitmen bersama dalam mengembangkan budaya riset di lingkungan Program Studi Ilmu Komunikasi.

Perwakilan FSBK Semarakkan Agenda Temu Alumni dan Munas KAMADA UAD

Universitas Ahmad Dahlan menyenggarakan rangkaian acara KAMADA (Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan) 15-16 Mei 2026. Acara dimulai dengan gala dinner alumni pada Kamis, 15 Mei 2026 di hall gedung KH. Ahmad Dahlan kampus 4 UAD yang diihadiri oleh alumni lintas generasi. Dalam forum ini Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan turut hadir dan ambil bagian dalam rangkaian kegiatan Temu Alumni, Talkshow Alumni, dan Musyawarah Nasional Keluarga Alumni Universitas Ahmad Dahlan (KAMADA) UAD.  Tampak ditengah rangkaian acara, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. dekan FSBK sebagai salah satu perwakilan KAMADA dari FSBK.

Keikutsertaan delegasi FSBK dalam agenda KAMADA UAD menunjukkan komitmen fakultas dalam mendukung penguatan jejaring alumni serta membangun hubungan yang berkelanjutan antara alumni dan kampus. Diharapkan melalui kegiatan ini, kolaborasi yang terjalin dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan akademik, profesional, maupun sosial di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan.

Selain gala dinner alumni, rangkaian kegiatan KAMADA UAD juga diisi dengan talkshow alumni yang menghadirkan sejumlah tokoh dan alumni inspiratif dari berbagai bidang profesi. Kegiatan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta mempererat hubungan antara alumni dan sivitas akademika Universitas Ahmad Dahlan. Di hari kedua, acara yang diselenggarakan adalah Musyawarah Nasional KAMADA yang mana acara ini menjadi forum strategis dalam membahas program kerja KAMADA, penguatan peran alumni, serta arah pengembangan KAMADA pada periode mendatang dengan pemilihan ketua KAMADA periode 2026-2030. Pada forum ini terpilih Dr. Patisini, S.H., S.T., M.Eng., C.Med., CATT. sebagai formatur ketua KAMADA.

 

 

Dosen Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi UAD Resmi Raih Jabatan Akademik Tertinggi Guru Besar

Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pertama kali mencatatkan sejarah capaian akademik membanggakan. Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. dosen program studi Sastra Inggris sekaligus dekan menerima Surat Keputusan (SK) Guru Besar dan dikukuhkan pada Sabtu, 25 Mei 2026, dan diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono., M.M., Ph.D. Prosesi penyerahan berlangsung di Ruang Amphitarium lantai 9 gedung utama Kampus IV UAD. Proses ini menjadi momentum penting dalam penguatan kualitas akademik serta pengembangan keilmuan berkemajuan di lingkungan UAD.

Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. meraih jabatan akademik tertinggi dengan kepakaran kritik sastra. ”Baru setelah saya lulus dari University of Tasmania tahun 2020 baru saya benar-benar sangat cinta dengan sastra, karena satu bahan-bahan komtemporer atau yang terbaru itu sangat mudah didapatkan disana. Kemudian kedua, setelah saya membaca karya sastra Amerika, Inggris, Australia begitu karya sastra itu sangat kontekstual” ujar Prof. Wajiran, S.S.,M.A., Ph.D. dalam video profil yang ditayangkan pada proses pengukuhannya.

Beliau memulai karir sebagai dosen tetap di  Fakultas Sastra UAD pada tahun 2003 di tahun yang sama saat kelulusannya dari program studi sastra Inggris UAD. Pendidikan di Universitas Gadjah Mada pada program studi Ilmu Sastra diselesaikan pada tahun 2010 3 tahun setelah mendapatkan jabatan fungsional asisten ahli.  Di tahun 2019-2020 Prof. Wajiran, S.S.,M.A.,Ph.D. diamanahi menjadi ketua program studi sastra Inggris. Saat ini beliau mendapatkan tugas struktural sebagai Dekan Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi UAD.

 

Hubungi Kami

Kampus 4
Jalan Ahmad Yani, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta 55166
Telepon: (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille: 0274-564604
Email: fsbk@uad.ac.id

Lokasi Kami

Temukan Kami

  • Instagram : @fsbk_uad
  • youtube : FSBK UAD Fakultas Satra, Budaya, dan Komunikasi
  • Tik Tok : @fsbk_uad

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

© 2023 Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi | Universitas Ahmad Dahlan | Perguruan Tinggi Muhammadiyah