FSBK UAD Gelar Pengajian Ramadhan dengan Tema Hidup Sehat dan Tentram Menurut Ajaran Islam

Yogyakarta, 3 Maret 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan menggelar pengajian rutin yang dirangkaikan dengan acara buka bersama keluarga besar FSBK di Ruang Pemeranan, Lantai 8, Kampus IV. Kegiatan kali ini berlangsung istimewa karena bertepatan di bulan Ramadan. Acara dibuka oleh Dekan FSBK, Prof. Wajiran, M.A., Ph.D., yang menyampaikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri pengajian rutin fakultas.

Dalam pengajian bertema “Hidup Sehat dan Tentram Menurut Ajaran Islam”, Prof. Dr. H. Waharjani, M.Ag. selaku penceramah pada kesempatan ini memaparkan tiga persoalan utama dalam kehidupan manusia, yakni sakit, kekurangan rezeki, dan ketidakharmonisan dalam keluarga.

Terkait kesehatan, ia menyampaikan beberapa kiat, seperti membiasakan doa pagi dan menjaga pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan halal dan baik sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 168. Ia juga memperkenalkan konsep “CERDIK”, yakni Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rutin berolahraga, Diet melalui puasa sunnah, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

Selain itu, Waharjani menekankan pentingnya ibadah, khususnya salat tahajud, yang menurut sejumlah penelitian seperti yang dilakukan oleh Prof. Dr. Muhammad Sholeh, mengatakan bahwa melakukan salat malam atau tahajud dapat memberikan manfaat yang positif seperti tercukupinya hemogoblin, dan terpenuhinya tekanan darah serta trombosit pada tubuh. Hikmah dari sholat tahajud lainnya adalah qaulan tsaqilan atau integritas tinggi, serta dianggapnya menjadi sahabat nabi Muhammad SAW. 

Dalam pembahasan mengenai rezeki, ia menjelaskan bahwa kekurangan rezeki dapat berdampak pada melemahnya iman dan kesulitan menjalankan ajaran agama. Sebaliknya, kecukupan rezeki dinilai dapat memperkuat keimanan serta mendorong seseorang untuk membantu sesama.

Untuk meraih rezeki yang berkah, ia menganjurkan memperbanyak istighfar, meningkatkan ketakwaan, menjaga silaturahmi, bersedekah, serta bekerja dengan niat ibadah. Sebagai penutup, ia mengingatkan pentingnya salat dan ikhtiar dalam meningkatkan pendapatan keluarga, seperti melalui usaha peternakan, pertanian, dan perkebunan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan dilanjut dengan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. (Rahmawati Sartika)

Temu Alumni Prodi Sastra Inggris UAD: Evaluasi Kurikulum dan Penguatan Program Magang

Prodi Sastra Inggris menggelar kegiatan Temu Alumni secara daring melalui Zoom pada Sabtu, 28 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi untuk meninjau relevansi pembelajaran di prodi melalui pengalaman kerja serta masukan langsung dari para alumni.

Salah satu alumni, Ariq Fajar, S.S., membagikan pengalamannya saat memasuki dunia kerja sebagai lulusan baru. Ia mengaku sempat merasa kurang percaya diri karena minim pengalaman magang dibandingkan pelamar lain. Meski demikian, ia mampu menunjukkan kualitas diri melalui portofolio tulisan yang telah dikirimkan ke sejumlah distributor. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi nilai tambah dalam proses seleksi kerja. Berdasarkan hal itu, Ariq menyarankan agar prodi lebih mendorong kemampuan kepenulisan mahasiswa melalui tugas-tugas mata kuliah serta menjalin kerja sama dengan media lokal di Yogyakarta untuk membuka peluang magang maupun publikasi karya mahasiswa. Ia juga mengusulkan agar syarat kelulusan yang selama ini menekankan nilai TBQ (tahsin) dapat ditinjau kembali agar lebih selaras dengan kompetensi bidang.

Sejalan dengan itu, Ficki Setiawan, S.S, alumni Sastra Inggris 2025, juga menyampaikan bahwa mata kuliah Creative Writing berperan penting dalam menunjang pekerjaannya, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media digital. Ia pun menguatkan usulan kerja sama eksternal sebagai sarana pengembangan portofolio mahasiswa.

Sementara itu, David, alumni 2020, yang kini bekerja di salah satu hotel bintang lima di Yogyakarta, menuturkan bahwa pengalaman magang selama lima bulan membawanya hingga diangkat sebagai pegawai tetap. Ia menilai pembelajaran berbasis roleplay perlu diperkuat untuk membentuk karakter serta kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Selain itu, sosialisasi terkait program magang juga dinilai perlu lebih diintensifkan.

Masukan serupa disampaikan oleh Riris, alumni yang kini berprofesi sebagai KOL Specialist. Ia menyebut mata kuliah Professional English sangat membantu dalam menangani komunikasi dengan klien luar negeri, menyampaikan gagasan dalam rapat, serta mengelola tim. Oleh karena itu, ia menyarankan agar pembelajaran praktik lebih diutamakan dibandingkan teori.

Di sisi lain, Nabila, angkatan 2022, menyoroti perlunya diskusi kembali terkait pematangan sistem magang karena mahasiswa masih merasa kebingungan dalam pelaksanaannya. Adapun kritik dan saran tersebut direspon baik oleh program studi yang diwakili oleh Bapak Resnery Daulay, S.S., M.A., sembari menyampaikan bahwa program magang bersifat pilihan, namun sebaiknya dipandang sebagai bagian penting dari proses akademik. Ia juga menegaskan bahwa mata kuliah yang dinilai relevan akan tetap dipertahankan serta dioptimalkan ke depannya. (Rahmawati Sartika)

Penguatan Kajian Komunikasi Kesehatan: Dosen FSBK UAD Sukses Promosi Doktor di Universitas Padjajaran

Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Vani Dias Adiprabowo, S.Sn., M.Sn., resmi menjalani promosi doktor pada Jumat, 13 Februari 2026, di Gedung Pascasaejana Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad). Dalam sidang terbuka tersebut, ia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.

 

Dalam sidang tersebut, Vani mempertahankan disertasinya yang berjudul “Strategi Komunikasi Kesehatan Berbasis Nilai-Nilai Organisasi dalam Pemenuhan dan Perjuangan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi”, Studi Kasus Pegiat Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini berangkat dari dinamika global dan nasional terkait isu kesehatan reproduksi yang kini mengalami pergeseran paradigma, dari pendekatan demografis dan medis menuju perspektif berbasis hak asasi manusia serta kesetaraan gender. 

 

Sidang promosi dipimpin oleh Ketua Sidang serta dihadiri oleh Promotor, Prof. Dr. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D., dan perwakilan guru besar sebagai penguji. Dalam forum akademik tersebut, Vani memaparkan temuan risetnya yang menyoroti peran komunikasi organisasi dalam membangun kesadaran publik, memperkuat legitimasi advokasi, serta menjembatani kepentingan antara institusi dan kelompok masyarakat yang memperjuangkan hak kesehatan seksual dan reproduksi.

Dalam kesempatan itu, Vani turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para dosen dan promotor yang telah membimbingnya selama proses studi. Ia secara khusus menyebut Ibu Siti Karlinah atau dengan nama panggilan Ibu Lilik atas dukungan serta pembelajaran yang berharga. Dengan nada hangat, ia menyampaikan, “Terima kasih atas bimbingan dan kesabarannya. Hatur nuhun, Ibu, jangan bosan mengingatkan saya sehari bisa seperti minum obat,” ujarnya yang disambut tawa para hadirin.

Ia juga mengenang berbagai dinamika dan momen perjalanan studi yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran. Ucapan terima kasih disampaikannya kepada keluarga serta keluarga besar FSBK UAD atas doa dan dukungan yang senantiasa menguatkannya hingga mencapai tahap promosi doktor.

Promosi doktor ini diharapkan menjadi momentum penguatan kontribusi akademik, khususnya dalam pengembangan kajian komunikasi kesehatan yang responsif terhadap isu-isu keadilan sosial dan kesetaraan gender di Indonesia. (Rahmawati Sartika)

DOSEN FSBK UAD MENGINISIASI PELATIHAN STORYTELLING LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA TRANSFORMATIVE LEARNING JOURNEY DI TK ABA KRAGILAN

Kragilan, Pembelajaran berbasis storytelling mengenai lingkungan sekitar menjadi fokus utama dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Transformative Learning Journey: Mengembangkan Kompetensi Bahasa Inggris Anak dan Kebiasaan Sadar Lingkungan melalui Green Corner dan Pojok Baca Bersama” yang dilaksanakan di TK ABA Kragilan pada Kamis, 5 Februari 2025.

Kegiatan ini ditujukan kepada para siswa Taman Kanak-Kanak dengan pendekatan pembelajaran transformatif yang menekankan pengalaman belajar bermakna melalui metode bermain dan belajar. Materi pembelajaran difokuskan pada pengenalan kosakata Bahasa Inggris terkait lingkungan sekitar, seperti nama hewan dan tumbuhan, yang disampaikan melalui storytelling interaktif.

Dalam pelaksanaannya, siswa diajak memahami kosakata baru melalui cerita bergambar yang dikemas secara menyenangkan dan mudah dipahami anak usia dini. Proses pembelajaran diperkuat dengan penggunaan media flashcard bergambar serta permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan daya ingat, minat belajar, serta keterlibatan aktif siswa selama kegiatan berlangsung.

Tim PKM terdiri dari dua fakultas yaitu FSBK dan FKIP Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Wiwiek Afifah S.Pd., M.Pd., Prof. Wajiran, S.S., M.A. Ph.D, Nur Alifah Septiani, S.S., M.A., dan Intan Puspitasari S.Psi., MA. Ketua PKM, Dr. Wiwiek Afifah S.Pd., M.Pd menjelaskan bahwa pemilihan aktivitas membaca cerita dengan tema lingkungan dan pendekatan transformative learning dalam kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pengalaman belajar yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menanamkan kebiasaan positif sejak dini dan berlatih untuk berubah secara bertahap. “Melalui metode storytelling dan permainan edukatif, anak-anak belajar memahami lingkungan sekitar secara kontekstual sekaligus mengembangkan keterampilan bahasa dengan cara yang menyenangkan bahkan mulai menyadari kebiasaan- kebiasaan baik sejak kecil dengan memdekat ke lingkungan sekitar melalui bahasa Inggris,” jelasnya. Doktor di bidang Transformative Language Pedagogy tersebut juga menambahkan bahwa PKM ini selain didukung oleh LPPM UAD juga didukung oleh HISKI Komisariat UAD, termasuk memangkat storytelling agar anak-anak mulai kenal dan senang dengan sastra melalui berbagai cerita lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan seremonial, sambutan, serta penandatanganan kerja sama antara tim PKM dan TK ABA Kragilan. Pada sesi inti, kegiatan storytelling dan pre-test dipandu oleh Nur Alifah Septiani, S.S., M.A., dan Intan Puspitasari S.Psi., MA bersama tim mahasiswa dengan memanfaatkan media visual dan aktivitas interaktif. Kegiatan ini juga melakukan pre test dan post test berupa pengulangan kosakata melalui permainan edukatif untuk mengukur pemahaman siswa.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi siswa, refleksi singkat, serta dokumentasi bersama. Guru dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi permainan kosakata dan storytelling.

Melalui kegiatan ini, kepada sekolah TK ABA Sri Hartati, S.Pd berharap pembelajaran Bahasa Inggris berbasis lingkungan dapat menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membangun kesadaran anak terhadap pentingnya menjaga dan mengenal lingkungan sekitar sejak usia dini. (Ami Lia Calista)

Pelepasan Wisuda FSBK Periode Januari 2026

Pelepasan Calon Wisudawan dan Wisudawati FSBK UAD Periode Januari 2026

Yogyakarta — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Calon Wisuda FSBK Periode Januari 2026 pada Sabtu pagi. Acara berlangsung di Ruang Amphiterium Lantai 9 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan, mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik calon wisudawan dan wisudawati, sekaligus menjadi ruang refleksi, penguatan moral, dan pelepasan simbolik sebelum memasuki dunia pascakampus.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh saudari Alulia Alfi Syahri mahasiswa program studi Sastra Indonesia, menciptakan suasana khidmat sebagai pembuka rangkaian acara pelepasan. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan calon wisudawati, Rifqa Fitria Nafisa mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi. Dalam sambutannya, Rifqa menyampaikan bahwa pelepasan calon wisuda bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari perjalanan kehidupan yang sesungguhnya. “Hari ini bukan hari akhir, tetapi pemulaan dari perjuangan hidup. Semoga setiap langkah yang kita ambil membawa kita untuk bermimpi lebih tinggi dan memberikan hal-hal positif bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Dekan FSBK Universitas Ahmad Dahlan, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater dan identitas sebagai lulusan perguruan tinggi Islam. “Kita berlatar belakang perguruan tinggi Islam, maka sebagai alumni FSBK harus mampu menjaga amanah dan nama baik fakultas di mana pun berada,” pesannya kepada para calon wisudawan dan wisudawati.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan selempang kepada wisudawan dan wisudawati terbaik dari masing-masing program studi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik. Adapun penerima selempang tersebut adalah Deni Nurcahyani dari Program Studi Sastra Indonesia, Abdee Firman Al Rasyid dari Program Studi Sastra Inggris, serta Rifqa Fitria Nafisa dari Program Studi Ilmu Komunikasi.

Wisudawan dan Wisudawati Terbaik: Rifqa (Kiri), Deni (Kanan 1), dan Abdee (Kanan 2)

Acara semakin semarak dengan penampilan modern dance dari UKM Seni Tari Kirana Baskara serta pertunjukan vokal oleh Dahlan Muda Voice. Kegiatan pelepasan kemudian ditutup dengan sesi bernyanyi dan berjoget bersama yang diikuti oleh para calon wisudawan, dosen, serta tamu undangan, menciptakan suasana hangat, penuh kebersamaan, dan suka cita, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan FSBK. (Rahmawati Sartika)

Pengajian Bulanan FSBK UAD – “Menata Niat dan Amal: Menyonsong Tahun Baru Menuju Ramadhan yang Bermakna”

Pemaparan Materi Pengajian oleh ustadz Rofi’ul Wahyudi, S.E.I., M.E.I.,

Yogyakarta, Jumat, 23 Januari 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengajian Bulanan yang dirangkaikan dengan walimatus-safar atau pelepasan umroh bagi keluarga besar FSBK. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pemeranan Lantai 8 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Wajiran menyampaikan bahwa pengajian bulanan kali ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan spiritual sivitas akademika FSBK, tetapi juga menjadi momen kebersamaan untuk mendoakan keluarga FSBK yang akan menunaikan ibadah umroh. Ia berharap rangkaian acara ini dapat memberikan keberkahan serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan fakultas.

Pengajian kemudian disampaikan oleh ustadz Rofi’ul Wahyudi, S.E.I., M.E.I., dosen Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan. Tema yang diangkat dalam pengajian kali ini adalah “Menata Niat dan Amal: Menyonsong Tahun Baru Menuju Ramadhan yang Bermakna”. Dalam pemaparannya, Rofi’ul Wahyudi menjelaskan bahwa dalam Islam, seseorang diperbolehkan menerima rezeki atau tunjangan yang diberikan kepadanya meskipun tidak memintanya, selama diperoleh dengan cara yang halal dan tidak melanggar ketentuan syariat.

Disampaikan pula tentang konsistensi dan keikhlasan dalam beribadah. Karena dalam praktiknya Islam memberi kelonggaran dan kemudahan dalam pelaksanaan ibadah dalam kondisi-kondisi tertentu. Pengajian ini juga menyinggung pentingnya untuk mengajarkan ilmu agama, mengaji Al-Qur’an, ceramah dan azan untuk anak-anak guna dapat melanjutkan tongkat estafet penyebaran kebaikan. Selain itu, disampaikan pula bahwa kewajiban zakat ditujukan bagi umat Muslim yang telah mampu dan memenuhi syarat yang berlaku, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara sadar dan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Penekanan inti pengajian adalah pentingnya menjalankan ibadah sesuai dengan kemampuan. Beribadah tidak harus dipaksakan hingga melampaui batas kemampuan fisik, melainkan dilakukan secara konsisten dan penuh keikhlasan, meskipun dalam bentuk yang sederhana.

Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama dan doa untuk keluarga FSBK yang akan berangkat menunaikan ibadah umroh agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. (Rahmwati Sartika)

FSBK UAD Gelar Diseminasi Hasil Penelitian Dosen

Diseminasi Hasil Penelitian oleh Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum.

Yogyakarta, Kamis, 22 Januari 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan diseminasi hasil penelitian yang dilakukan oleh para dosen. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pemeranan lantai 8 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Diseminasi hasil penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin. Pada pelaksanaan kali ini, penyampaian materi disampaikan oleh Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum., dosen Program Studi Sastra Indonesia. Tema yang diusung sebagai pembuka kegiatan diseminasi adalah “Membaca Sastra sebagai Praktik Historis: Penerapan Pendekatan New Historicism dalam Kajian Sastra”.

Kegiatan berlangsung secara aktif dengan dihadiri oleh para dosen FSBK UAD serta beberapa mahasiswa. Dalam pemaparannya, Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum. menjelaskan bahwa pendekatan New Historicism berangkat dari asumsi fundamental bahwa teks sastra tidak dapat dipahami secara memadai apabila dipisahkan dari konteks budaya, kekuasaan, wacana, dan politik. Sastra tidak hanya dipandang sebagai refleksi pasif dari realitas sosial, melainkan sebagai produk budaya yang secara aktif terlibat dalam proses produksi, legitimasi, hingga resistensi terhadap struktur kekuasaan. Oleh karena itu, pembacaan sastra sebagai pelaku sejarah mengacu pada upaya menelusuri bagaimana karya sastra berfungsi sebagai jejak sejarah.

Dalam penelitiannya, Dr. Tristanti Apriyani menggunakan novel-novel karya Leila S. Chudori, yaitu Pulang, Namaku Alam, dan Laut Bercerita, sebagai subjek kajian. Pemilihan ketiga novel tersebut didasarkan pada kesamaan latar belakang sejarah Indonesia yang diangkat, yakni periode Orde Lama hingga Orde Baru pada rentang tahun 1965–1998.

Informasi sejarah yang disajikan dalam novel-novel tersebut diperoleh penulis melalui proses riset, termasuk wawancara dengan para penyintas serta keluarga korban peristiwa sejarah terkait. Melalui karya-karyanya, Leila S. Chudori merepresentasikan berbagai peristiwa yang menunjukkan pelanggaran hak asasi manusia, seperti pelarangan buku, pengawasan film, serta pembentukan kelompok diskusi mahasiswa sebagai bentuk perlawanan.

Hasil penelitian menunjukkan adanya representasi sejarah dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat dalam karya-karya Leila S. Chudori. Melalui narasi sastra, pengalaman individu dan kolektif dihadirkan sebagai bagian dari ingatan sejarah bangsa, sekaligus menjadi ruang refleksi kritis terhadap identitas, solidaritas, dan perjuangan kemanusiaan.

Sebagai penutup, Dekan FSBK UAD, Bapak Wajiran, menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menciptakan atmosfer akademik yang hidup, tidak hanya bagi para dosen, tetapi juga bagi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengekspresikan serta mendiseminasikan berbagai penelitian yang telah dilakukan, sekaligus mendorong budaya akademik yang kolaboratif dan berkelanjutan di lingkungan FSBK UAD. (Rahmawati Sartika)

Dari FSBK untuk UAD: Bertumbuh Bersama di Usia ke-65

FSBK Memperingati Milad UAD ke-65.

Milad ke-65 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi momen refleksi bagi seluruh sivitas akademika, termasuk Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK). Bagi FSBK, UAD bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat bertumbuhnya gagasan, ekspresi, serta kepekaan terhadap realitas sosial dan budaya.

FSBK hadir sebagai ruang belajar yang menumbuhkan cara pandang kritis melalui kajian bahasa, sastra, budaya, dan komunikasi. Proses perkuliahan, diskusi, riset, serta aktivitas kreatif menjadi bagian dari pembentukan karakter akademik yang reflektif dan beretika. Di lingkungan ini, ilmu tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana memahami dan merespons kehidupan masyarakat.

Memasuki usia UAD yang ke-65, tantangan zaman menuntut kampus untuk terus adaptif dan relevan. Dari perspektif FSBK, penting untuk terus merawat nalar kritis, kreativitas, serta nilai-nilai kemanusiaan di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Kampus yang bertumbuh adalah kampus yang membuka ruang dialog, keberagaman gagasan, dan kolaborasi lintas disiplin.

Milad ini menjadi penanda bahwa pertumbuhan institusi berjalan seiring dengan proses akademik yang terus dikembangkan. Dengan semangat berkemajuan, FSBK siap menjadi bagian dari perjalanan UAD dalam menciptakan lingkungan akademik yang peka, kritis, dan berdampak.

Selamat Milad ke-65 Universitas Ahmad Dahlan. Dari FSBK, untuk UAD yang terus bertumbuh. (Rahmawati Sartika)

Upacara Milad ke-65 UAD Teguhkan Komitmen Kampus Islam Berkemajuan

Dosen-dosen FSBK setelah mengikuti siaran langsung Upacara Milad UAD ke-65.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Upacara Milad ke-65 pada Senin, 23 Desember 2025, yang dipusatkan di Ruang Amphitheater Kampus 4 UAD dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UAD. Sivitas akademika Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) mengikuti siaran langsung secara kolektif di Laboratorium Pemeranan Lantai 8 Kampus 4 UAD, yang dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan FSBK.

Dalam sambutannya, perwakilan LLDIKTI Wilayah V menyampaikan apresiasi atas konsistensi UAD dalam membangun jejaring kerja sama nasional dan internasional secara profesional. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menempatkan keunggulan akademik sebagai sarana untuk menghadirkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat. UAD juga didorong untuk terus meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi Islam berkemajuan yang mampu menyikapi tantangan global, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial secara moderat dan berwibawa.

Sejumlah capaian strategis turut disampaikan, di antaranya perolehan Anugerah Sains dan Teknologi kategori Perguruan Tinggi Swasta Produktif dengan predikat Silver Winner, prestasi dosen UAD sebagai Dosen Berprestasi di Bawah 40 Tahun dengan skor SINTA tertinggi tahun 2024, serta penambahan delapan guru besar sehingga total profesor UAD kini mencapai 44 orang. Capaian tersebut menjadi penanda komitmen UAD dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dan akselerasi jabatan fungsional dosen.

Melalui momentum Milad ke-65 ini, UAD meneguhkan komitmennya untuk terus mengembangkan tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara inovatif dan berintegritas, serta memperluas kontribusi nyata bagi pembangunan peradaban dan kemanusiaan. (Rahmawati Sartika)

FSBK UAD Turut Perkenalkan Program Studi dalam Kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda

 

Mahasiswa FSBK Bersama Siswa-siswi Peserta “Sehari Menjadi Dahlan Muda”.

Yogyakarta – Senin, 15 Desember 2025, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan bertajuk Sehari Menjadi Dahlan Muda yang berlangsung di Kampus 4 UAD. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XII dari berbagai SMA, baik dari wilayah Yogyakarta maupun luar Yogyakarta.

Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang dipusatkan di Amphitarium UAD Kampus 4 lantai 9. Kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda menjadi wadah pengenalan lingkungan kampus, fasilitas, serta program studi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan kepada calon mahasiswa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat masing-masing fakultas dan program studi. pada momen tersebut Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) turut serta dalam sesi pengenalan program studi yang dilaksanakan di ruang Laboratorium Mini Theater.

Sesi pengenalan program studi di Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) dimeriahkan oleh tiga program studi yang ada. Sesi pertama pengenalan oleh Program Studi Sastra Indonesia yang dipresentasikan secara unik oleh mahasiswa asing asal Tiongkok (China), mereka memberikan gambaran mengenai perkuliahan serta pengalaman belajar di Prodi Sastra Indonesia. Sesi pengenalan selanjutnya oleh Program Studi Sastra Inggris dengan menampilkan berbagai karya mahasiswa, seperti novel, antologi naskah, hingga game sebagai bentuk hasil kreativitas dan proses akademik mahasiswa.

Adapun Program Studi Ilmu Komunikasi mengenalkan berbagai penjurusan yang tersedia, sekaligus memperkenalkan fasilitas penunjang perkuliahan yang dimiliki. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan gambaran mengenai arah studi serta sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan selama menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Komunikasi.

Melalui kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda, Universitas Ahmad Dahlan berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia perkuliahan, serta membantu siswa-siswi kelas XII dalam menentukan pilihan studi di jenjang pendidikan tinggi. (Rahmawati Sartika)

Hubungi Kami

Kampus 4
Jalan Ahmad Yani, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta 55166
Telepon: (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille: 0274-564604
Email: fsbk@uad.ac.id

Lokasi Kami

Temukan Kami

  • Instagram : @fsbk_uad
  • youtube : FSBK UAD Fakultas Satra, Budaya, dan Komunikasi
  • Tik Tok : @fsbk_uad

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

© 2023 Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi | Universitas Ahmad Dahlan | Perguruan Tinggi Muhammadiyah