Perkuat Tata Kelola Akademik, FSBK UAD dan FHB Universitas Duta Bangsa Gelar Benchmarking Program Studi

Jumat, 4 September 2026 Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan kegiatan benchmarking program studi bersama Fakultas Hukum dan Bisnis (FHB) Universitas Duta Bangsa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kedua institusi untuk memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan mutu pengelolaan program studi, serta berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Kegiatan dilaksanakan di ruang rapat dekanat yang dihadiri oleh ketua program studi, sekretaris program studi, Pengendali Sistem Mutu Program Studi (PSMP), Pengendali Sistem Mutu Fakultas (PSMF) dan jajaran dekanat dari masing-masing universitas. Acara dibuka dengan sambutan dekan FSBK, Prof. Wajiran, S.S.,M.A.,Ph.D. dan Umi Hanifah, S.E., M.Ak. Dekan FHB Universitas Duta Bangsa serta dilanjutkan dengan penyampaian tujuan dan agenda kegiatan benchmarking.
Acara benchmarking terdisi dari dua sesi yaitu sesi sharing dan sesi kunjungan laboratorium yang ada di lingkup FSBK. Pada sesi sharing, masing-masing pihak memaparkan berbagai praktik yang telah diterapkan di lingkungan program studi. Termasuk didalamnya dibahas juga terkait pengelolaan program studi, khususnya dalam aspek tata kelola akademik, pengembangan kurikulum, penjaminan mutu, serta strategi peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Setelah sesi sharing acara belanjut ke kunjungan laboratorium yang ada di lingkup FSBK. Kunjungan laboratorium juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman mengenai pengelolaan fasilitas, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta integrasi kegiatan laboratorium dengan proses pembelajaran yang tersusun dalam kurikulum. Rangkaian kegiatan benchmarking kemudian ditutup dengan sesi refleksi dan diskusi singkat. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga dapat memperkuat jejaring kelembagaan dan membuka peluang kolaborasi antara FSBK UAD dan FHB Universitas Duta Bangsa dalam pengembangan program studi, peningkatan mutu akademik, serta penguatan layanan pendidikan di masa mendatang bagi kedua belah pihak.

Dosen FSBK Menjadi Delegasi Sarasehan Keris “Cikal Sawiji Amancarupa” oleh Dinas Kebudayaan D.I.Yogyakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 –Dosen Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Dr. Ardiyanto Wardhana, S.Sos.,M.Si. turut berpartisipasi dalam Sarasehan Keris bertajuk “Cikal Sawiji Amancarupa” yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini digelar dalam rangka bulan warisan dunia “Manjung Ajur Ajer” di Grha Keris Yogyakarta.
Sarasehan tersebut mengangkat keris tidak hanya sebagai benda budaya, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan sejarah, identitas, filosofi, serta kehidupan sosial masyarakat Jawa. Tema “Cikal Sawiji Amancarupa” merefleksikan bagaimana satu gagasan atau nilai budaya dapat berkembang dan hadir dalam berbagai bentuk kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ardiyanto Wardhana, S.Sos.,M.Si. juga berkesempatan mengikuti pameran ”Tosan Aji Cikal Sawiji Amancarupa” dengan menghadirkan salah satu koleksi keris yang dimilikinya, yaitu keris ”Mundharang”. Menurut Dr. Ardiyanto Wardhana, S.Sos.,M.Si. tentang acara ini, ” Kegiatan ini merupakan sebuah medium edukasi visual serta bentuk komunikasi nonverbal yang kaya akan makna semiotika budaya. Setiap look, pamor, bilah keris dan gagang keris memuat kode-kode visual yang sarat akan pesan mendalam terkait status sosial, nilai spiritual, hingga pandangan hidup masyarakat pembuatnya. Di era digital saat ini, pameran tersebut hadir sebagai media retorika budaya yang sangat efektif untuk mengenalkan warisan tradisi kepada generasi muda/penerus melalui kemasan visual yang relevan”.
Keikutsertaan dosen FSBK UAD dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkaya perspektif akademik mengenai kebudayaan, khususnya dalam melihat relasi antara budaya, komunikasi, dan masyarakat. Forum sarasehan juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi mengenai berbagai tantangan dalam pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman dan perubahan pola interaksi masyarakat.
Selain itu, tujuan diadakannya sarasehan Cikal Sawiji Amancarupa ini adalah menjadi ruang saling memahami keberagaman. Yang mana keberagaman bukanlah perbedaan yang memisahkan, melainkan tumbuh dari akar nilai yang sama. Bagi kalangan akademisi, ruang dialog seperti sarasehan menjadi penting untuk mempertemukan pengetahuan budaya dengan perkembangan kehidupan masyarakat kontemporer. Dialog tersebut dapat menjadi langkah untuk mengembangkan cara-cara baru dalam mengomunikasikan warisan budaya kepada generasi muda, sehingga budaya tidak hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu, tetapi tetap memiliki relevansi dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Pengajian Bulanan FSBK UAD Angkat Tema “Konsep Harta dalam Islam”

YOGYAKARTA – Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengadakan pengajian rutin bulanan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Acara ini berlangsung di Ruang Pemeranan lantai 8. Hadir dalam acara ini Prof. Dr. H. Agung Budiyanto, MP.,Ph.D. sebagai pembicara. Acara ini turut dihadiri oleh para dosen dan karyawan FSBK.

Terdapat beberapa rangkaian acara pada pengajian kali ini. Pertama, acara dibuka dengan sambutan Dekan FSBK, Wajiran, S.S., M.A. Ph.D. Kedua, acara perpisahan salah satu dosen Sastra Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai dekan Fakultas Sastra periode 2002-2010, bapak Drs. Sujarwa, M.Hum. Acara ketiga acara inti yakni tausiyah dari pemateri.

Dalam sambutannya Wajiran menuturkan bahwa FSBK di tahun 2026 terus berupaya meningkatkan kualitas kelembagaan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Selain itu Wajiran juga memberi penghormatan perpisahan kepada Drs. Sujarwa, M.Hum. yang pernah menjabat sebagai dekan Fakultas Sastra jauh sebelumnya.

Wajiran menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Drs. Sujarwa, M.Hum. selama mengabdi di lingkungan Fakultas Sastra hingga kemudian menjadi bagian dari perjalanan perkembangan FSBK UAD. Menurutnya, pengalaman dan pemikiran yang telah diberikan menjadi bagian penting dalam membangun fondasi kelembagaan serta pengembangan akademik di lingkungan fakultas.

Setelah sambutan Dekan FSBK, Drs. Sujarwa, M.Hum. juga menyampaikan beberapa pesan dalam kesempatan perpisahan tersebut. Ia mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika FSBK yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan, ”FSBK ini penuh kenangan bagi saya, teringat dulu masa merintis bersama pak Nizam, harapannya kedepannya FSBK bisa terus berkembang dan menjadi lebih baik lagi”, ungkap Drs. Sujarwa, M.Hum.

Usai acara perpisahan masuk ke acara inti yaitu pengajian yang disampaikan oleh Prof. Dr. H. Agung Budiyanto, MP.,Ph.D. dengan tema ”Konsep Harta dalam Islam”. Pada kesempatan ini Prof. Dr. H. Agung Budiyanto, MP.,Ph.D. selaku pembicara menyampaikan materi bagaimana Islam memandang harta, baik dari sisi kepemilikan, pemanfaatan, maupun tanggung jawab yang menyertainya.

Dalam penyampaiannya, Prof. Agung menjelaskan bahwa harta dalam perspektif Islam bukan semata-mata sebagai bentuk kekayaan yang dimiliki oleh seseorang, tetapi juga merupakan amanah yang harus dikelola dan dimanfaatkan dengan baik. Kepemilikan harta perlu diiringi dengan kesadaran bahwa terdapat hak dan tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh setiap individu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, “Kita ini sebagai manusia hakikatnya tidak ada, tapi Allah lah yang membuat kita ada”. Pernyataan tersebut disampaikan untuk mengingatkan bahwa segala sesuatu yang dimiliki manusia pada hakikatnya berasal dari Allah Swt. Oleh karena itu, manusia tidak seharusnya memandang harta sebagai kepemilikan mutlak, melainkan sebagai titipan yang memiliki nilai tanggung jawab di dalamnya.

Tags: FSBK, FSBK UAD, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Sastra Indonesia, Prodi Sastra Inggris, UAD, Universitas Ahmad Dahlan

Rapat Kerja Fakultas dan Refreshing BKD Sivitas Akademika FSBK

Rabu–Kamis, 12–13 Agustus 2026, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) menggelar rapat kerja tahunan sekaligus refreshing BKD bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja yang telah berjalan sekaligus menyusun strategi dan rencana kerja fakultas untuk periode berikutnya.
Acara dibuka oleh sambutan dekan Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi, Prof. Wajiran, M.A.,Ph.D. Dalam sambutannya beliau memberikan arah terkait dinamika pendidikan dan pengajaran di lingkungan FSBK. Beliau menekankan pentingnya kesiapan seluruh sivitas akademika dalam merespons berbagai perubahan dan tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Ditmbah lagi terkait norma dan etika di ranah mahasiswa agar peristiwa yang tidak diinginkan tidak terulang lagi ”Mengingat di setiap semester ada saja kasus yang berkaitan dengan mahasiswa, maka mohon arahan para dosen kepada mahasiswa lebih digalakkan lagi.” Ujar Prof. Wajiran, M.A.,Ph.D.
Setelah sesi sambutan dari Dekan, acara dilanjutkan dengan materi arahan dari Wakil Dekan Akademik, Kemahasiswaan, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan. Pada sesi ini, pembahasan diarahkan pada penguatan aspek akademik, kemahasiswaan, serta evaluasi pelaksanaan pengajaran yang telah berjalan di lingkungan FSBK. Dalam konteks kemahasiswaan, perhatian juga diberikan pada pentingnya pendampingan mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun pengembangan karakter. Agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak lagi terjadi di lingkup FSBK. ”Mohon bapak ibu sekalian bisa terus mengawasi dan mendampingi mahasiswa-mahasiswa sebagai bentuk pelayanan kita. Karena beberapa waktu ini kita mulai krisis kepemimpinan di kalangan mahasiswa. Ini terlihat di beberapa even atau kepanitiaan mahasiswa, mereka saling tunjuk untuk menjadi ketua”. Ujar Dani Fadillah, S.I.Kom.,M.A.
Sesi sealanjutnya adalah refreshing BKD oleh Wakil Dekan SDM, Keuangan dan Kehartabendaan, Dr. Ajar Pradika Ananta Tur, S.S.,M.A. Sesi ini menjadi bagian penting dalam kegiatan rapat kerja untuk menyegarkan kembali pemahaman dosen terkait pelaksanaan dan pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD). Dalam arahannya, Dr. Ajar menjelaskan kembali berbagai aspek yang perlu diperhatikan dosen dalam pemenuhan BKD, mulai dari pelaksanaan tugas pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga kegiatan penunjang. Pemahaman yang baik mengenai BKD diharapkan dapat membantu dosen dalam mendokumentasikan setiap aktivitas akademik secara lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ketua senat fakultas, Dr. Dedi Pramono, M.Hum juga menegaskan beberapa kinerja dosen yang bisa dilaporkan untuk memenuhi BKD salah satunya sebagai pembicara dalam forum apapun. ”Untuk pengabdian masyarakat dosen itu bapak ibu ngisi forum aja apapun itu bisa diklaimkan untuk pengabdian masyarakat”. Imbuhnya. Menurutnya, keterlibatan dosen dalam kegiatan di luar lingkungan kampus juga dapat menjadi bagian dari kontribusi akademik kepada masyarakat apabila sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Acara hari kedua dilanjutkan dengan rapat kerja fakultas, dimana setiap prodi diberikan ruang dan waktu untuk melaporkan dan merencanakan program untuk satu tahun kedepan. Sesi ini menjadi momentum bagi masing-masing program studi untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap program yang telah berjalan, termasuk mengidentifikasi capaian, kendala, serta berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan. Penyampaian program kerja tersebut juga menjadi ruang untuk menyelaraskan agenda masing-masing program studi dengan arah kebijakan dan target pengembangan fakultas. Melalui koordinasi ini, diharapkan setiap program yang dirancang dapat berjalan secara lebih terukur, efektif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan FSBK.

FSBK UAD Jadi Delegasi Indonesia di China-ASEAN Education Cooperation Week 2026

Tiongkok, 3 Agustus 2026 Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi UAD menjadi salah satu delegasi Indonesia di Forum ASEAN Education Cooperation Week 2026. Acara ini merupakan forum pertukaran pendidikan bilateral dan platform kerja sama internasional dalam bidang pendidikan. Pada kesempatan ini FSBK UAD diwakili oleh Dani Fadillah, S.I.Kom.,M.A.,Ph.D. wakil dekan akademik, kemahasiswaan dan Al-Islam Kemuhammadiyahan.

Forum China-ASEAN Education Cooperation Week 2026 kali ini meluncurkan berbagai inisiatif strategis untuk mendorong pendidikan dan pemerataan digitalisasi. Salah satu agenda utama dalam pembukaan forum ini adalah peluncuran China-ASEAN Smart Education Capacity Building Project. Dengan menempatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai penggerak utama pendidikan masa depan, program ini bertujuan memanfaatkan teknologi cerdas untuk meningkatkan pemerataan akses dan kualitas pendidikan di kawasan ASEAN dan Tiongkok.

Sejak didirikan pada tahun 2008, China-ASEAN Education Cooperation Week telah berkembang dari sebuah forum pertukaran pendidikan menjadi salah satu pilar penting diplomasi regional. Sebagai tuan rumah permanen penyelenggaraan CAECW, Provinsi Guizhou kembali menegaskan komitmennya untuk membangun komunitas Tiongkok–ASEAN yang semakin erat dengan masa depan bersama. Dalam visi tersebut, pendidikan dipandang sebagai fondasi utama bagi penguatan kerja sama ekonomi, sosial, dan pembangunan kawasan secara berkelanjutan.Hal ini menjadi peluang besar bagi FSBK dalam membuka jejaring Kerjasama internasional.

Keikutsertaan Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi UAD dalam forum internasional ini menjadi wujud komitmen fakultas untuk memperluas jejaring kerja sama global sekaligus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi. ” Melalui forum ini alhamdulillah FSBK memperoleh kesempatan untuk berdialog dengan akademisi dan institusi pendidikan dari berbagai negara, mempelajari praktik-praktik baik di bidang pendidikan tinggi, sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam penelitian, pertukaran akademik, dan pengembangan program internasional. Harapannya pengalaman ini dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan internasionalisasi FSBK UAD serta meningkatkan kontribusi fakultas di tingkat global”, Ujar Dani Fadillah.

FSBK UAD Lepas 146 Calon Wisudawan/Wisudawati pada Agenda Pelepasan Periode Agustus 2026

Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan prosesi pelepasan 146 calon Wisudawan dan Wisudawati pada Selasa, 28 Juli 2026, bertempat di Amphitarium Lantai 9, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa yang menandai akhir dari perjalanan akademik mahasiswa sekaligus awal langkah menuju dunia profesional yang lebih luas.

Acara diawali dengan sambutan Dekan FSBK, Prof. Wajiran, M.A., Ph.D., yang memberikan apresiasi atas perjuangan para calon wisudawan dengan pesan penuh makna. “teman-teman hari ini akan dilepas dan akan menapaki kehidupan baru. Amalkan ilmu kalian sebaik-baiknya dan berikan manfaat dengan ilmu teman-teman” pesannya kepada seluruh calon Wisudawan/Wisudawati.

Gambar 1. Sambutan Wisudawan Terbaik oleh Diva Shakila Amalia Putri

Sambutan kedua disampaikan oleh wisudawan terbaik yang diwakili oleh Diva Shakila Amalia Putri, mahasiswa Ilmu Komunikasi. Dalam pidatonya, ia menyampaikan tentang cerita perjuangan setiap orang yang perlu diapresiasi. Karena setiap orang memiliki cerita perjuangannya masing-masing. “Hari ini saya berdiri di sini dengan satu tugas yang cukup berat. Bukan karena harus berbicara di depan begitu banyak orang, tetapi karena saya harus mewakili begitu banyak cerita yang mungkin tidak akan pernah cukup diceritakan dalam waktu sepuluh menit.” tuturnya.

Acara pelepasan juga dimeriahkan oleh penampilan Gending Bahana, kelompok karawitan dibawah bimbingan bapak Laga Adhi Darma, S.S.,M.A. Gending Bahana sendiri merupakan UKM yang lahir dari Fakultas Sastra UAD pada tahun 2006. Setelah tahun 2019 UKM Gending Bahana berkembang dibawah naungan universitas. Pada kesempatan pelepasan wisuda kali ini Gending Bahana menampilkan lagu  ”Prau Layar” dan ”Lancaran UAD” untuk memeriahkan pelepasan wisudawan/wisudawati FSBK.

Memasuki acara inti, yakni prosesi pelepasan calon Wisudawan/Wisudawati FSBK Periode Agustus 2026. Sebagai bentuk apresiasi, FSBK memberikan selempang kehormatan dan plakat kenangan kepada mahasiswa berprestasi dengan IPK tertinggi di masing-masing program studi, yaitu:

  1. Sabrina Andin Nurgoho, Wisudawan Program Studi Sastra Indonesia dengan IPK 3,86. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  2. Lovina Putri Maharani, Wisudawan Program Studi Sastra Inggris dengan IPK 3,93. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  3. Diva Shakila Amalia Putri, Wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  4. Fahmi Ahsan, Wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94. Lulus dengan predikat Cumlaude.
  5. Arivansi Ringu Kodi, Wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94. Lulus dengan predikat Cumlaude.

Prosesi pelepasan ditutup dengan penyerahan plakat kenangan dan sertifikat kepada seluruh calon wisudawan/wisudawati dari masing-masing program studi, sebagai simbol penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di FSBK UAD.

Kegiatan pelepasan wisuda ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para wisudawan dan wisudawati FSBK UAD untuk terus berkarya, menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki, serta tampil sebagai individu yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pengajian Bulanan FSBK UAD – Sehat itu Ibadah: Menjaga Amanah Tubuh di Tengah Kesibukan Akademik

Yogyakarta, Jumat, 24 Juli 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengajian Bulanan yang rutin diselenggarakan di setiap bulanyya. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pemeranan Lantai 8 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Acara diawali dengan sambutan dan penyampaian beberapa poin tentang kinerja dosen dan tendik dari Dekan Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Wajiran menyampaikan sejumlah hal penting, di antaranya imbauan untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan pelecehan seksual di lingkungan kampus, optimalisasi pemanfaatan fasilitas tahsin yang telah disediakan universitas, serta pentingnya kedisiplinan dalam melakukan absensi kehadiran sebagai bagian dari profesionalisme dan akuntabilitas dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan FSBK.

Pengajian kemudian disampaikan oleh ustadz dr. Agus Sukaca, M.Kes. dosen Fakultas Kedokteran UAD. Tema yang diangkat dalam pengajian kali ini adalah ”Sehat itu Ibadah: Menjaga Amanah Tubuh di Tengah Kesibukan Akademik”.  Dalam pemaparannya, dr. Agus Sukaca, M.Kes. menjelaskan bahwa, ”Kesibukan itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan. Bahkan, dalam banyak keadaan, semakin besar amanah yang dipikul seseorang, semakin besar pula tuntutan waktu, tenaga, pikiran, dan emosinya. Tidak mengherankan apabila kita sering mendengar ungkapan seperti, “Saya belum sempat berolahraga.” “Tidur saya hanya beberapa jam.” “Makan nanti saja, yang penting pekerjaan selesai.”

Disampaikan pula tentang Al-Qur’an yang telah memperkenalkan manusia sebagai hamba Allah yang bertugas menjadi khalifah di bumi. Amanah inilah yang memberi makna pada seluruh aktivitas kehidupan. Namun Allah tidak hanya memberikan amanah. Allah juga menciptakan manusia dengan seluruh potensi yang diperlukan untuk menjalankan amanah tersebut. Lebih dari itu, Allah menetapkan Sunnatullah, yaitu tatanan kehidupan yang menjadi lingkungan tempat manusia bertumbuh, berkarya, dan mengabdi.

Penekanan inti pengajian adalah bahwasanya kesehatan tidak lagi dipahami sebagai tujuan yang harus dikejar. Produktivitas tidak lagi diukur dari padatnya aktivitas. Keduanya menjadi buah dari kehidupan yang berjalan selaras dengan tatanan Allah. Sehingga menjaga kesehatan bukanlah aktivitas yang terpisah dari ibadah. Melainkan menjaga kesehatan merupakan bagian dari menjaga instrumen amanah. Menjaga keseimbangan hidup bukan berarti mengurangi pengabdian, melainkan memastikan bahwa pengabdian dapat berlangsung lebih lama, lebih berkualitas, dan melahirkan amal saleh terbaik.

Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pemateri. Suasana kebersamaan yang terjalin selama kegiatan juga diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antar sivitas akademika Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi.

Di Balik Identitas Palsu: Diseminasi Penelitian Dosen Bahas Fenomena Fake Account di Media Sosial

Senin, 13 Juli 2026, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) kembali menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Dosen sebagai wadah berbagi temuan riset kepada sivitas akademika. Pada kesempatan kali ini, diseminasi mengangkat isu fake account dalam dinamika politik di Indonesia. Diseminasi penelitian dosen kali ini disampaikan oleh bapak Rendra Widyatama, S.IP., M.Si., Ph.D selaku narasumber. Penelitian yang dipresentasikan berfokus pada strategi mitigasi dampak akun palsu terhadap perilaku politik masyarakat perkotaan dan pedesaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hasil penelitian ini Ditemukan sekitar 80.000 data pos yang berasal dari  100 akun palsu yang diidentifikasi. Adapun pola aktivitas akun palsu ini dapat diindikasi melalui frekuensi postingan. ”Akun cenderung sangat tinggi atau memiliki pola tidak wajar dan profil akun minim pengikut, minim informasi, namun postingannya panjang seperti teks yang sudah disiapkan atau dicopy-paste”, ujar Bapak Rendra.

Isu penelitian ini diangkat karena merebaknya pergeseran sosiologis dari kepercayaan komunal yang bersifat nyata dan fisik bergeser menjadi kepercayaan digital (percaya pada narasi di dunia maya). Sehingga hal ini memicu polarisasi politik dan maraknya akun-akun manipulatif. Dampaknya, informasi di ruang digital tidak lagi menyebar secara organik, melainkan melalui manipulasi sistematis. Tujuannya bukan lagi untuk persuasi (mengubah opini), melainkan untuk memperkuat narasi (manipulasi sirkulasi) dan menciptakan echo chamber demi keuntungan kelompok atau bisnis tertentu.

Bahasan ini memantik diskusi beberapa peserta diseminasi yang menyoroti kompleksitas fenomena ini. Nunik Hariyanti, S.I.Kom.,M.A. dosen ilmu komunikasi sebagai salah satu penanya menanyakan tentang dorongan penelitian ini ke arah rekomendasi kebijakan. Mengingat sentimen negatif di ruang maya dalam konteks masyarakat Indonesia cukup rentan dan sangat dipengaruhi aspek budaya yang ada. Akhir kegiatan diseminasi ini ditutup dengan pembagian buku ”Polarisasi Politik Digital di Era Digital” kepada penanya yang beruntung.

Kegiatan diseminasi ini merupakan wujud komitmen FSBK dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan rekomendasi yang relevan bagi penyelesaian persoalan di masyarakat.

 

Dosen FSBK UAD Kenalkan Narasi Budaya melalui Workshop Membatik kepada Masyarakat Jepang

Jepang – Tim dosen Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sukses menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional bertajuk “Mengenalkan Narasi Budaya dalam Motif Batik melalui Pelatihan Membatik bagi Masyarakat Jepang.” Kegiatan ini merupakan luaran dari program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional Universitas Ahmad Dahlan yang bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui seni batik kepada masyarakat Jepang.

Tim pengabdi terdiri atas Hana Farida, S.S., M.A., Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A., dan Resneri Daulay, S.S., M.A. yang melaksanakan rangkaian workshop di tiga lokasi berbeda, yaitu Ritsumeikan University pada 14 Mei 2026, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka pada 16 Mei 2026, dan Keio University pada 19 Mei 2026.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Jepang. Sebanyak 28 peserta mengikuti pelatihan di Ritsumeikan University, 24 peserta di KJRI Osaka, dan 34 peserta di Keio University. Para peserta tidak hanya belajar teknik dasar membatik, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai makna filosofis dan narasi budaya yang terkandung dalam berbagai motif batik Indonesia.

Dalam workshop tersebut, tim pengabdi menjelaskan bahwa setiap motif batik memiliki cerita, nilai, dan filosofi yang merepresentasikan identitas budaya masyarakat Indonesia. Melalui praktik membatik secara langsung, peserta diajak memahami bagaimana batik menjadi media ekspresi budaya sekaligus sarana pewarisan nilai-nilai lokal dari generasi ke generasi.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia di Jepang. Dalam sambutannya, Susi Yamano, Wakil Ketua APPBIPA Jepang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami sangat bangga karena kolaborasi ini berkembang ke ranah budaya melalui Workshop Batik. Kami percaya bahwa mempelajari bahasa tidak dapat dipisahkan dari memahami budayanya. Batik bukan sekadar kain, melainkan ‘bahasa visual’ yang merangkum filosofi dan identitas bangsa kita,” ujarnya.

Menurut tim pengabdi, workshop ini menjadi salah satu bentuk diplomasi budaya yang efektif dalam memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional. Selain meningkatkan pemahaman lintas budaya, kegiatan ini juga memperkuat hubungan akademik dan budaya antara Indonesia dan Jepang.

Melalui program ini, Universitas Ahmad Dahlan menunjukkan komitmennya dalam menginternasionalkan budaya Indonesia serta memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat hingga ke tingkat global. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai jembatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia sekaligus mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jepang.

Hubungi Kami

Kampus 4
Jalan Ahmad Yani, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta 55166
Telepon: (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille: 0274-564604
Email: fsbk@uad.ac.id

Lokasi Kami

Temukan Kami

  • Instagram : @fsbk_uad
  • youtube : FSBK UAD Fakultas Satra, Budaya, dan Komunikasi
  • Tik Tok : @fsbk_uad

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

© 2023 Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi | Universitas Ahmad Dahlan | Perguruan Tinggi Muhammadiyah