Pengajian Bulanan FSBK UAD – “Menata Niat dan Amal: Menyonsong Tahun Baru Menuju Ramadhan yang Bermakna”

Pemaparan Materi Pengajian oleh ustadz Rofi’ul Wahyudi, S.E.I., M.E.I.,

Yogyakarta, Jumat, 23 Januari 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan Pengajian Bulanan yang dirangkaikan dengan walimatus-safar atau pelepasan umroh bagi keluarga besar FSBK. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pemeranan Lantai 8 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi, Prof. Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, Prof. Wajiran menyampaikan bahwa pengajian bulanan kali ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan spiritual sivitas akademika FSBK, tetapi juga menjadi momen kebersamaan untuk mendoakan keluarga FSBK yang akan menunaikan ibadah umroh. Ia berharap rangkaian acara ini dapat memberikan keberkahan serta mempererat tali silaturahmi di lingkungan fakultas.

Pengajian kemudian disampaikan oleh ustadz Rofi’ul Wahyudi, S.E.I., M.E.I., dosen Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan. Tema yang diangkat dalam pengajian kali ini adalah “Menata Niat dan Amal: Menyonsong Tahun Baru Menuju Ramadhan yang Bermakna”. Dalam pemaparannya, Rofi’ul Wahyudi menjelaskan bahwa dalam Islam, seseorang diperbolehkan menerima rezeki atau tunjangan yang diberikan kepadanya meskipun tidak memintanya, selama diperoleh dengan cara yang halal dan tidak melanggar ketentuan syariat.

Disampaikan pula tentang konsistensi dan keikhlasan dalam beribadah. Karena dalam praktiknya Islam memberi kelonggaran dan kemudahan dalam pelaksanaan ibadah dalam kondisi-kondisi tertentu. Pengajian ini juga menyinggung pentingnya untuk mengajarkan ilmu agama, mengaji Al-Qur’an, ceramah dan azan untuk anak-anak guna dapat melanjutkan tongkat estafet penyebaran kebaikan. Selain itu, disampaikan pula bahwa kewajiban zakat ditujukan bagi umat Muslim yang telah mampu dan memenuhi syarat yang berlaku, sehingga pelaksanaannya dilakukan secara sadar dan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Penekanan inti pengajian adalah pentingnya menjalankan ibadah sesuai dengan kemampuan. Beribadah tidak harus dipaksakan hingga melampaui batas kemampuan fisik, melainkan dilakukan secara konsisten dan penuh keikhlasan, meskipun dalam bentuk yang sederhana.

Kegiatan pengajian ditutup dengan doa bersama dan doa untuk keluarga FSBK yang akan berangkat menunaikan ibadah umroh agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. (Rahmwati Sartika)

FSBK UAD Gelar Diseminasi Hasil Penelitian Dosen

Diseminasi Hasil Penelitian oleh Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum.

Yogyakarta, Kamis, 22 Januari 2026 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan diseminasi hasil penelitian yang dilakukan oleh para dosen. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pemeranan lantai 8 Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan.

Diseminasi hasil penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin. Pada pelaksanaan kali ini, penyampaian materi disampaikan oleh Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum., dosen Program Studi Sastra Indonesia. Tema yang diusung sebagai pembuka kegiatan diseminasi adalah “Membaca Sastra sebagai Praktik Historis: Penerapan Pendekatan New Historicism dalam Kajian Sastra”.

Kegiatan berlangsung secara aktif dengan dihadiri oleh para dosen FSBK UAD serta beberapa mahasiswa. Dalam pemaparannya, Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum. menjelaskan bahwa pendekatan New Historicism berangkat dari asumsi fundamental bahwa teks sastra tidak dapat dipahami secara memadai apabila dipisahkan dari konteks budaya, kekuasaan, wacana, dan politik. Sastra tidak hanya dipandang sebagai refleksi pasif dari realitas sosial, melainkan sebagai produk budaya yang secara aktif terlibat dalam proses produksi, legitimasi, hingga resistensi terhadap struktur kekuasaan. Oleh karena itu, pembacaan sastra sebagai pelaku sejarah mengacu pada upaya menelusuri bagaimana karya sastra berfungsi sebagai jejak sejarah.

Dalam penelitiannya, Dr. Tristanti Apriyani menggunakan novel-novel karya Leila S. Chudori, yaitu Pulang, Namaku Alam, dan Laut Bercerita, sebagai subjek kajian. Pemilihan ketiga novel tersebut didasarkan pada kesamaan latar belakang sejarah Indonesia yang diangkat, yakni periode Orde Lama hingga Orde Baru pada rentang tahun 1965–1998.

Informasi sejarah yang disajikan dalam novel-novel tersebut diperoleh penulis melalui proses riset, termasuk wawancara dengan para penyintas serta keluarga korban peristiwa sejarah terkait. Melalui karya-karyanya, Leila S. Chudori merepresentasikan berbagai peristiwa yang menunjukkan pelanggaran hak asasi manusia, seperti pelarangan buku, pengawasan film, serta pembentukan kelompok diskusi mahasiswa sebagai bentuk perlawanan.

Hasil penelitian menunjukkan adanya representasi sejarah dan nilai-nilai kebangsaan yang kuat dalam karya-karya Leila S. Chudori. Melalui narasi sastra, pengalaman individu dan kolektif dihadirkan sebagai bagian dari ingatan sejarah bangsa, sekaligus menjadi ruang refleksi kritis terhadap identitas, solidaritas, dan perjuangan kemanusiaan.

Sebagai penutup, Dekan FSBK UAD, Bapak Wajiran, menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi hasil penelitian ini diharapkan dapat menciptakan atmosfer akademik yang hidup, tidak hanya bagi para dosen, tetapi juga bagi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengekspresikan serta mendiseminasikan berbagai penelitian yang telah dilakukan, sekaligus mendorong budaya akademik yang kolaboratif dan berkelanjutan di lingkungan FSBK UAD. (Rahmawati Sartika)

Dari FSBK untuk UAD: Bertumbuh Bersama di Usia ke-65

FSBK Memperingati Milad UAD ke-65.

Milad ke-65 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjadi momen refleksi bagi seluruh sivitas akademika, termasuk Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK). Bagi FSBK, UAD bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat bertumbuhnya gagasan, ekspresi, serta kepekaan terhadap realitas sosial dan budaya.

FSBK hadir sebagai ruang belajar yang menumbuhkan cara pandang kritis melalui kajian bahasa, sastra, budaya, dan komunikasi. Proses perkuliahan, diskusi, riset, serta aktivitas kreatif menjadi bagian dari pembentukan karakter akademik yang reflektif dan beretika. Di lingkungan ini, ilmu tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga sebagai sarana memahami dan merespons kehidupan masyarakat.

Memasuki usia UAD yang ke-65, tantangan zaman menuntut kampus untuk terus adaptif dan relevan. Dari perspektif FSBK, penting untuk terus merawat nalar kritis, kreativitas, serta nilai-nilai kemanusiaan di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Kampus yang bertumbuh adalah kampus yang membuka ruang dialog, keberagaman gagasan, dan kolaborasi lintas disiplin.

Milad ini menjadi penanda bahwa pertumbuhan institusi berjalan seiring dengan proses akademik yang terus dikembangkan. Dengan semangat berkemajuan, FSBK siap menjadi bagian dari perjalanan UAD dalam menciptakan lingkungan akademik yang peka, kritis, dan berdampak.

Selamat Milad ke-65 Universitas Ahmad Dahlan. Dari FSBK, untuk UAD yang terus bertumbuh. (Rahmawati Sartika)

Upacara Milad ke-65 UAD Teguhkan Komitmen Kampus Islam Berkemajuan

Dosen-dosen FSBK setelah mengikuti siaran langsung Upacara Milad UAD ke-65.

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan Upacara Milad ke-65 pada Senin, 23 Desember 2025, yang dipusatkan di Ruang Amphitheater Kampus 4 UAD dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UAD. Sivitas akademika Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) mengikuti siaran langsung secara kolektif di Laboratorium Pemeranan Lantai 8 Kampus 4 UAD, yang dihadiri oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan FSBK.

Dalam sambutannya, perwakilan LLDIKTI Wilayah V menyampaikan apresiasi atas konsistensi UAD dalam membangun jejaring kerja sama nasional dan internasional secara profesional. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menempatkan keunggulan akademik sebagai sarana untuk menghadirkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat. UAD juga didorong untuk terus meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi Islam berkemajuan yang mampu menyikapi tantangan global, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial secara moderat dan berwibawa.

Sejumlah capaian strategis turut disampaikan, di antaranya perolehan Anugerah Sains dan Teknologi kategori Perguruan Tinggi Swasta Produktif dengan predikat Silver Winner, prestasi dosen UAD sebagai Dosen Berprestasi di Bawah 40 Tahun dengan skor SINTA tertinggi tahun 2024, serta penambahan delapan guru besar sehingga total profesor UAD kini mencapai 44 orang. Capaian tersebut menjadi penanda komitmen UAD dalam penguatan kualitas sumber daya manusia dan akselerasi jabatan fungsional dosen.

Melalui momentum Milad ke-65 ini, UAD meneguhkan komitmennya untuk terus mengembangkan tridharma perguruan tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara inovatif dan berintegritas, serta memperluas kontribusi nyata bagi pembangunan peradaban dan kemanusiaan. (Rahmawati Sartika)

FSBK UAD Turut Perkenalkan Program Studi dalam Kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda

 

Mahasiswa FSBK Bersama Siswa-siswi Peserta “Sehari Menjadi Dahlan Muda”.

Yogyakarta – Senin, 15 Desember 2025, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan kegiatan bertajuk Sehari Menjadi Dahlan Muda yang berlangsung di Kampus 4 UAD. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XII dari berbagai SMA, baik dari wilayah Yogyakarta maupun luar Yogyakarta.

Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang dipusatkan di Amphitarium UAD Kampus 4 lantai 9. Kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda menjadi wadah pengenalan lingkungan kampus, fasilitas, serta program studi yang ada di Universitas Ahmad Dahlan kepada calon mahasiswa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta diajak untuk mengenal lebih dekat masing-masing fakultas dan program studi. pada momen tersebut Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) turut serta dalam sesi pengenalan program studi yang dilaksanakan di ruang Laboratorium Mini Theater.

Sesi pengenalan program studi di Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) dimeriahkan oleh tiga program studi yang ada. Sesi pertama pengenalan oleh Program Studi Sastra Indonesia yang dipresentasikan secara unik oleh mahasiswa asing asal Tiongkok (China), mereka memberikan gambaran mengenai perkuliahan serta pengalaman belajar di Prodi Sastra Indonesia. Sesi pengenalan selanjutnya oleh Program Studi Sastra Inggris dengan menampilkan berbagai karya mahasiswa, seperti novel, antologi naskah, hingga game sebagai bentuk hasil kreativitas dan proses akademik mahasiswa.

Adapun Program Studi Ilmu Komunikasi mengenalkan berbagai penjurusan yang tersedia, sekaligus memperkenalkan fasilitas penunjang perkuliahan yang dimiliki. Melalui sesi ini, peserta mendapatkan gambaran mengenai arah studi serta sarana pendukung yang dapat dimanfaatkan selama menempuh pendidikan di Program Studi Ilmu Komunikasi.

Melalui kegiatan Sehari Menjadi Dahlan Muda, Universitas Ahmad Dahlan berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai dunia perkuliahan, serta membantu siswa-siswi kelas XII dalam menentukan pilihan studi di jenjang pendidikan tinggi. (Rahmawati Sartika)

Stadium General FSBK UAD: Menguatkan Peran Akademisi dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu

 

Yogyakarta, 11 Desember 2025 — Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan bersama BAWASLU Kota Yogyakarta menggelar Stadium General bertajuk “Peran Civitas Akademika dalam Pengawasan Partisipatif untuk Mewujudkan Pemilu yang Bermartabat” di Ruang Sidang FAST UAD lantai 8. Acara ini dibuka oleh Bapak Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D. selaku Wakil Dekan I Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi bersama Ketua BAWASLU Kota Yogyakarta, Bapak Andie Kartala, S.Pd., M.H. selaku Ketua BAWASLU Kota Yogyakarta, dan dihadiri oleh mahasiswa dari program studi Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Ilmu Komunikasi, serta perwakilan dari BAWASLU.

Sebagai pemateri, Ibu Siti Nurhayati, S.S., M.H. selaku Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Kota Yogyakarta BAWASLU Kota Yogyakarta, menyampaikan pengetahuan dasar mengenai lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia, mulai dari KPU, BAWASLU, hingga DKPP, serta menjelaskan bagaimana peran pengawas pemilu, peserta, dan seluruh tahapan yang berlangsung dalam proses penyelenggaraan pemilu. Ia kemudian mengajak civitas akademika FSBK untuk melihat bagaimana kontribusi mereka dapat diwujudkan secara nyata melalui bidang keilmuan masing-masing, mulai dari kajian wacana dan produksi materi edukasi, penerjemahan konten kepemiluan, hingga pemantauan media dan penguatan komunikasi publik.

Dalam pemaparannya, Ibu Nurhayati juga menyinggung peluang kolaborasi yang dapat dilakukan bersama BAWASLU, seperti pembentukan Pojok Pengawasan di kampus, program magang kepemiluan atau MBKM, hingga kegiatan kuliah tamu sebagai upaya memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai literasi politik dan etika demokrasi. Seluruh rangkaian ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat, sekaligus meningkatkan kesadaran politik di tingkat kota.

Sesi tanya jawab berlangsung hangat dan interaktif. Beberapa mahasiswa dengan antusias mengajukan pertanyaan dan menyampaikan ide-ide kreatif khas Gen Z yang ditujukan untuk membuat BAWASLU lebih dikenal, relevan, dan dekat dengan generasi muda. Acara pun ditutup dengan suasana yang penuh semangat kolaborasi dan optimisme terhadap peran aktif mahasiswa dalam menjaga kualitas demokrasi.

Menutup pemaparannya, Ibu Nurhayati menegaskan bahwa penyelenggaraan acara seperti Stadium General ini diharapkan dapat membantu menuju pemilu yang berintegritas dan memberi manfaat bagi masyarakat luas. Ia mengingatkan bahwa pemilu bukan hanya milik penyelenggara, melainkan milik semua. (Rahmawati Sartika)

FSBK UAD Lakukan Pendampingan Perjanjian Kerja Sama dengan Bawaslu Kota Yogyakarta

Pendampingan PKS FSBK–Bawaslu

Rabu, 3 Desember 2025, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan pendampingan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BAWSLU Kota Yogyakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAWASLU Kota Yogyakarta, Andie Kartala, jajaran Bawaslu lainnya seperti Ibu Siti Nurhayati, S.S., M.H., Kasubag Humas Ibu Winda, serta jajaran dekanat, para ketua program studi, dan panitia PKS FSBK–Bawaslu.

Acara dibuka oleh Dekan FSBK, Bapak Wajiran, S.S., M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pertemuan kedua ini menjadi langkah penting dalam merealisasikan bentuk kerja sama dan menghadirkan manfaat timbal balik (mutual benefit) bagi kedua institusi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya literasi kepemiluan, pengetahuan politik, dan praktik kehumasan bagi sivitas akademika.

Realisasi kerja sama yang pertama adalah penyelenggaraan stadium general yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025 mendatang.

Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan komitmen bersama dalam membangun demokratisasi di Kota Yogyakarta. Kolaborasi tersebut dipandang sebagai langkah strategis dalam mewujudkan praktik demokrasi yang berkelanjutan, bukan sekadar program kolaboratif jangka pendek.

Inti kegiatan ini juga membahas pelaksanaan stadium general bagi mahasiswa FSBK yang rencananya akan dikonversikan ke dalam mata kuliah relevan sesuai dengan koridor tugas BAWASLU . Pelaksanaan kegiatan tersebut akan melibatkan kedua institusi, dengan kesepakatan bahwa penandatanganan PKS dan stadium general akan dilaksanakan pada 11 Desember 2025.

Forum ini juga mengkaitkan tema stadium general dengan mata kuliah yang relevan, seperti sosiologi komunikasi dan bidang kajian lainnya. Aplikasi peran Bawaslu dalam pengawasan pemilu diharapkan dapat terintegrasi dalam proses pembelajaran mahasiswa. Pada kesempatan tersebut, Ibu Siti Nurhayati dijadwalkan menjadi pemateri stadium general. (Rahmawati Sartika)

Pengajian FSBK UAD: Menguatkan Ibadah, Memperjelas Visi, dan Merebut Peluang untuk Bertumbuh

 

Pengajian Rutin oleh Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi UAD.

Yogyakarta — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (FSBK UAD) kembali menyelenggarakan pengajian rutin pada Jumat, 28 November 2025, bertempat di ruang pemeranan lantai 8, Kampus 4 UAD. Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan menghadirkan Ustadz dr. H. Achmad Berlian Yusuf sebagai pemateri.

Dalam penyampaiannya, dr. Achmad menekankan bahwa bekerja bukan sekadar aktivitas mencari nafkah, tetapi terutama untuk mencari rida Allah. Dengan niat yang lurus, pekerjaan apa pun dapat berubah menjadi ladang pahala dan sarana untuk mendekat kepada-Nya.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjadi manusia yang bermanfaat bagi sekitar serta pandai memanfaatkan setiap peluang untuk berkembang. “Kesempatan itu tidak selalu datang dua kali. Siapa yang mampu menangkap celah kecil sekalipun, dialah yang akan bertumbuh,” ungkapnya.

Salah satu pesan yang paling ditekankan adalah hubungan antara keinginan dan kualitas ibadah. Dr. Achmad menyampaikan,

“Ketika kita memiliki keinginan yang di atas rata-rata, maka ibadah kita juga harus di atas rata-rata.”

Menurutnya, keinginan besar tanpa peningkatan kualitas spiritual akan berujung pada kelelahan dan jalan yang buntu. Namun, ketika ibadah diperkuat, Allah sendiri yang akan memudahkan langkah.

Selain itu, beliau mencontohkan bagaimana Nabi Ibrahim adalah sosok yang memiliki visi hidup yang jelas dan terarah, sehingga bisa dijadikan sebagai sebuah teladan penting bagi umat untuk memiliki tujuan yang kuat dalam menjalani kehidupan.

Pengajian ini diharapkan dapat menjadi energi baru bagi sivitas FSBK UAD untuk terus berproses, memperbaiki diri, dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi lingkungan sekitar. (Rahmawati Sartika)

FSBK UAD Menuntaskan Program Magang Mahasiswa di BAWASLU DIY

Penarikan Mahasiswa Magang FSBK UAD di Bawaslu DIY

Yogyakarta, 24 November 2025 — Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (FSBK UAD) melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa magang yang ditempatkan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penarikan dilakukan oleh Dani Fadillah, S.I.Kom., M.A., Ph.D., selaku dosen pembimbing lapangan. Kegiatan ini menjadi penutup program magang yang telah dijalankan mahasiswa selama periode penempatan di Bawaslu DIY. Dari pihak Bawaslu, kegiatan penarikan dihadiri oleh Siti Nurhayati, S.S., M.H., selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Anggota Bawaslu Kota Yogyakarta), beserta jajarannya.

FSBK UAD dan Bawaslu sebelumnya telah menjalin kolaborasi melalui program magang mahasiswa. Kerja sama tersebut mencakup pembelajaran terkait mekanisme kerja kelembagaan, komunikasi publik, serta proses pengawasan pemilu. Kolaborasi ini juga sejalan dengan agenda peningkatan sinergitas antara FSBK UAD dan Bawaslu, sebagaimana telah dibangun dalam kegiatan-kegiatan sebelumnya, termasuk penyerahan mahasiswa magang dan pembahasan potensi kerja sama bidang akademik maupun pengembangan program.

Selama masa magang, mahasiswa terlibat dalam kegiatan administratif, dokumentasi, dan dukungan teknis lain sesuai kebutuhan instansi.

Dengan berakhirnya program ini, FSBK UAD dan Bawaslu DIY membuka kemungkinan untuk melanjutkan kolaborasi pada kegiatan selanjutnya sesuai kebutuhan kedua pihak.

Prodi Sastra Indonesia FSBK UAD Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi

Program Studi Satra Indonesia UAD Menjalani Asesmen Lapangan Akreditasi

Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (FSBK UAD) melaksanakan Asesmen Lapangan Akreditasi pada Rabu, 19 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam evaluasi mutu akademik dan tata kelola program studi.

Acara Asesmen Lapangan AKreditasi Program Studi Sastra Indonesia dibuka oleh ah Intan Rawit Sapanti, S.Pd., M.A. selaku Ketua Program Studi Sastra Indonesia UAD, pada pukul 08.00 dan dilanjutkan dengan serangkaian sesi wawancara bersama unsur UPPS, Tim Penjaminan Mutu, serta konfirmasi dokumen LKPS dan LED. Pimpinan fakultas dan prodi, tim penjaminan mutu, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni bersiap menyambut tim asesor yang akan menilai asesmen lapangan ini, yaitu Prof. Dr. Hj. Dyah Werdiningsih, M.Pd. dan Dr. Gumono, Spd., M.Pd..

Setelah ISOMA, asesor melakukan sesi gabungan bersama alumni, stakeholder, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Alumni seperti Novita Dwi Saputri, Risen Dhawuh Abdullah, Yosi Sulastri, Aisyah Akhlakul Kharimah, dan lainnya memberikan testimoni terkait pengalaman studi dan relevansi kurikulum di dunia kerja. Mahasiswa aktif turut menyampaikan pandangan mengenai proses pembelajaran dan lingkungan akademik di prodi. Sementara itu, dosen, tendik, dan mitra eksternal memaparkan kontribusi serta kerja sama yang telah berjalan.

Pada pukul 15.30–16.30, asesor melakukan finalisasi Berita Acara dan penyampaian rekomendasi penguatan prodi. Kegiatan ditutup pukul 17.00 melalui penyerahan dokumen resmi kepada universitas.

Melalui asesmen ini, Prodi Sastra Indonesia FSBK UAD menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan proses pembelajaran yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman. (Rahmawati Sartika)

Hubungi Kami

Kampus 4
Jalan Ahmad Yani, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta 55166
Telepon: (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille: 0274-564604
Email: fsbk@uad.ac.id

Lokasi Kami

Temukan Kami

  • Instagram : @fsbk_uad
  • youtube : FSBK UAD Fakultas Satra, Budaya, dan Komunikasi
  • Tik Tok : @fsbk_uad

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

© 2023 Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi | Universitas Ahmad Dahlan | Perguruan Tinggi Muhammadiyah