Delegasi Debate Community Universitas Ahmad Dahlan (DeCo UAD) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang LDBI PRP FKIP UNTAN 2026

Delegasi Debate Community Universitas Ahmad Dahlan (DeCo UAD) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang LDBI PRP FKIP UNTAN 2026 dengan meraih Juara 2 setelah melalui rangkaian kompetisi mulai dari babak penyisihan, quarter final, semi final, hingga grand final. Selain membawa pulang gelar juara, delegasi UAD juga memperoleh penghargaan individu sebagai pembicara terbaik.

Delegasi DeCo UAD terdiri atas Farid Bagaskara dari Sastra Inggris angkatan 2024, Muhamad Andika dari Teknik Industri angkatan 2024, dan Shania Ayu Salsabila dari Ilmu Komunikasi angkatan 2024. Dalam capaian individu, Farid Bagaskara berhasil masuk dalam 5 Pembicara Terbaik, Muhamad Andika masuk 10 Besar Pembicara Terbaik, dan Shania Ayu Salsabila masuk 20 Besar Pembicara Terbaik.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam kompetisi LDBI PRP FKIP UNTAN Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh FKIP UNTAN di Universitas Tanjungpura, Pontianak, serta diikuti oleh berbagai universitas dari seluruh Indonesia. Keikutsertaan delegasi DeCo UAD bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, public speaking, serta meningkatkan prestasi mahasiswa di bidang debat bahasa Inggris tingkat nasional.

Keberhasilan delegasi DeCo UAD meraih Juara 2 tidak terlepas dari proses latihan, kerja sama, dan komunikasi yang terus dibangun selama masa persiapan lomba. Tidak hanya berfokus pada kemampuan debat, tim juga berusaha membangun bonding agar chemistry antar pembicara semakin kuat ketika bertanding. Chemistry tersebut menjadi salah satu faktor penting karena debat tidak hanya membutuhkan argumentasi yang baik, tetapi juga kekompakan dalam membangun alur dan strategi tim.

Dalam proses persiapan, tim juga menghadapi berbagai dinamika, seperti perbedaan pendapat ketika menentukan strategi, pembagian argumentasi, maupun cara membawakan mosi. Namun, setiap anggota tim berusaha untuk saling memahami, mengalah, dan mencari jalan tengah demi kepentingan bersama. Sikap saling menghargai tersebut membuat tim dapat berkembang lebih baik dan tetap solid selama kompetisi berlangsung.

Melalui proses tersebut, delegasi DeCo UAD mampu menunjukkan performa terbaik hingga berhasil melaju ke grand final dan meraih Juara 2. Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama, komunikasi, dan rasa saling percaya dalam tim.

DUA MAHASISWA FSBK UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN SABET JUARA DALAM KEJUARAAN TAEKWONDO NASIONAL

Mahasiswa Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan berhasil meraih prestasi membanggakan dalam kejuaraan taekwondo nasional. Vienada Shafia dari Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2024 berhasil meraih juara di kategori Kyorugi U-49 kg senior putri dalam kejuaraan yang diadakan oleh Pengprov TI Banten dan Prabu Taekwondo Team pada 18-19 Oktober 2025. Vienada menyampaikan, “Proses persiapan saya lakukan dengan latihan rutin yang diadakan UKM Taekwondo, dengan konsistensi latihan dan menjaga pola hidup sehat agar bisa memaksimalkan persiapan pertandingan.” Meskipun persiapan sempat dirasa kurang maksimal karena waktu pertandingan yang berdekatan, ia dan tim tetap berusaha profesional agar latihan tetap berjalan maksimal. Vienada mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diperoleh dan berharap kontingen taekwondo UAD terus berprogress dan meraih prestasi membanggakan di tingkat universitas.

Selain itu, Zepina Julia Purnama Ahsa dari Program Studi Sastra Inggris angkatan 2022 juga meraih juara 1 di kategori Kyorugi U-67 senior putri pada Kejuaraan Taekwondo BANG TAJA CHAMPIONSHIP yang diselenggarakan oleh KONI Tangerang Selatan pada tanggal 18-19 Oktober 2025 di Kampus STAN Bintaro, Tangerang Selatan. Zepina menjelaskan, “Persiapan lomba memerlukan latihan rutin dan berfokus pada peningkatan teknik, ketahanan fisik, serta pengaturan mental agar tetap fokus.” Tantangan terbesarnya dalam lomba ini adalah mengatur waktu antara latihan, kuliah, dan kegiatan lain serta menjaga konsistensi agar tidak menyerah di tengah jalan. Dukungan dari pelatih dan pembina UKM sangat membantu dalam persiapan lomba agar mental tetap kuat.

Kedua mahasiswa ini menegaskan tentang pentingnya disiplin, semangat, dan kerja keras dalam mempersiapkan lomba. Vienada berpesan, “Setiap proses tidak akan mengkhianati hasil, jadi kami berusaha memberikan yang terbaik bukan hanya demi juara, tapi juga untuk membawa nama baik kampus.” Sedangkan Zepina menambahkan, “Jangan takut gagal, berani mencoba dan memberikan yang terbaik adalah kunci untuk terus belajar dan berkembang.” Keduanya berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lain untuk aktif berpartisipasi dalam lomba dan mengembangkan potensi diri demi mengharumkan nama Universitas Ahmad Dahlan. (Umi Maulinda)

MAHASISWA FSBK RAIH JUARA 1 KYORUGI U-54 KG PADA KEJUARAAN TAEKWONDO PUGNATOR YOGYAKARTA

Rizky Yudha Pratama mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi angkatan 2023, berhasil meraih juara pertama Kyorugi U-54 Kg pada Kejuaraan Taekwondo Pugnator Yogyakarta Sport Tourism Taekwondo Open International Championship 2025 yang diselenggarakan di GOR UNY Yogyakarta pada tanggal 3-5 Oktober 2025.

Yudha mengatakan “Saya mempersiapkan kejuaraan ini dengan waktu yang cukup lama, mulai dari awal bulan Agustus 2025, saya dan tim UKM Taekwondo UAD berlatih keras sebanyak empat kali seminggu, serta tidak lupa berdoa dan meminta doa restu dari keluarga, kerabat, dan rekan-rekan”. Dia mengakui tantangan utama selama persiapan adalah menjaga kondisi kesehatan dan menjaga keseimbangan antara kewajiban sebagai mahasiswa aktif Ilmu Komunikasi dan latihan yang intensif. Meskipun dia menghadapi kesulitan itu, dia bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu sekaligus memberikan hasil terbaik untuk lomba ini, maka saya mengatur waktu sebaik mungkin dan selalu berdoa memohon pertolongan kepada Allah SWT.”

Dalam proses persiapannya, Yudha dibimbing oleh dosen pembina UKM Taekwondo dari Program Studi Psikologi yaitu, Bapak Dr. Hadi Suyono, S.Psi,. M.Si yang membantu dalam perizinan dispensasi perkuliahan dan mendukung kesuksesan dalam setiap perlombaannya. Ujar Yudha, “Perlombaan ini sangat berkesan untuk saya karena merupakan perlombaan kejuaraan internasional pertama yang pernah saya ikuti dan saya sangat bersyukur bisa membawa medali emas pertama untuk Indonesia”. Yudha berpesan agar jangan pernah puas dengan hasil yang didapat, selalu terus berproses, rendah hati, dan jangan lupa berdoa.

Harapannya untuk kejuaraan berikutnya adalah dapat terus memberikan kontribusi dan meraih hasil yang memuaskan bagi Universitas Ahmad Dahlan yang selalu mendukung penuh prestasi mahasiswa di bidang non akademik. Dia juga mengajak mahasiswa lain untuk termotivasi dengan pesannya “Ingat! Ketika kamu sedang bermalas-malasan, tidur-tiduran, ratusan bahkan ribuan orang yang berusaha keras untuk mengalahkanmu!”. (Umi Maulinda)

Mahasiswa FSBK Raih Juara 2 Lomba Debat Nasional Gentalafest 1.0 di Universitas Jambi

Mahasiswa Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan, Wiga Sarah Putri dari Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023, bersama dengan Farid Bagaskara dari Program Studi Sastra Inggris angkatan 2024, baru-baru ini meraih prestasi setinggi-tingginya menjadi juara dua dalam lomba debat mahasiswa Gentalafest 1.0 yang diselenggarakan oleh Universitas Jambi pada tanggal 4 hingga 6 Oktober 2025.

“Persiapan kami dalam lomba debat ini dilakukan secara intensif dengan latihan rutin setiap minggu sejak satu tahun terakhir, termasuk dengan mengikuti beberapa lomba lain demi menambah pengalaman dan mental bertanding kami “Ujar Wiga. Adapun dari lomba ini mereka merasakan kesulitan berupa persiapan waktu argumen yang terbatas akibat sistem debat parlemen yang mengharuskan penyusunan argumen secara spontan dalam waktu singkat. Tetapi dari kesulitannya itu mereka bisa mengatasinya dengan aktif bergabung dalam grup sparing nasional dan mengikuti berbagai tawaran sparing debat agar kemampuan semakin terasah.

Dalam wawancara Wiga mengatakan “Kenapa memilih lomba debat daripada lomba lainnya, karena saya punya interest ke debat sejak dibangku SMA karena sering membahas topik kasus saat ikut LCC 4 pilar MPR RI. Namun baru fokus mendalami debat khususnya sistem parlemen di bangku perkuliahan”. Selama proses tersebut, mereka mendapat dukungan penuh dari ketua program studi masing-masing yang sangat berperan dalam membantu mereka.

Mereka mengatakan bahwa pengalaman berlomba di luar Pulau Jawa serta bertemu dengan mahasiswa dari berbagai daerah menjadi momen yang sangat berarti sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus mengharumkan nama Universitas Ahmad Dahlan di tingkat nasional. Dalam prestasi ini mereka berharap kedepannya bisa mencapai prestasi yang lebih tinggi dengan meraih juara 1 serta menjadi debat terbaik pada lomba-lomba mendatang. Motivasi Wiga dan Bagas untuk membangkitkan semangat juang mereka yaitu “kegagalan merupakan bagian dari proses menuju keberhasilan, sehingga mereka selalu berusaha keras dan konsisten agar dapat mencapai hasil maksimal dan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berprestasi”.

Mahasiswa Prodi Sasindo FSBK UAD Sabet Penghargaan AJI Awards 2025 Kategori Karya Jurnalistik Pers Mahasiswa Terbaik

Nadya Amalia Melani, Mahasiswa FSBK dalam AJI Awards 2025 (Dok. Nadya)

Mahasiswa Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil meraih penghargaan karya jurnalistik bergengsi, menandai babak baru dalam deretan prestasi FSBK. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FSBK adaptif dengan isu sosial dan berhasil mengintegrasikan pembelajaran di ruang kelas dengan keterampilan praktis yang mampu melahirkan karya berkualitas.

Nadya Amalia Melani, mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia (Sasindo) angkatan 2021 bersama rekannya Putri Dwi Anggraeni (Fakultas Hukum, 2021) sabet Juara I dalam Penghargaan Aji Awards 2025 Kategori Karya Jurnalistik Pers Mahasiswa Terbaik. Penghargaan ini diselenggarakan pada Jumat, 8 Agustus 2025 berlokasi di Gedung RRI, Ruang Yusuf Ronodipuro Lantai 1, Jakarta, dalam rangka memperingati ulang tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia yang ke-31.

Sunudyantoro (Kiri), Nadya (Tengah), Putri (Kanan) dalam agenda Pemberian Penghargaan AJI Awards 2025 (Dok. Live Stream Aji Indonesia)

Dengan Judul berita “Janji Keistimewaan di Tengah Eksklusivitas Sumbu Filosofis”, Nadya bersama Putri mendapatkan apresiasi atas keberaniannya mengangkat isu regional yang kerap diabaikan oleh masyarakat luas. Ketua Bidang Pendidikan, Etik dan Profesi AJI Indonesia 2025, yakni Sunudyantoro, dalam acara AJI Awards 2025 mengatakan, “Hasil karya mereka dipilih karena berani mengangkat isu penggusuran warga miskin di Yogyakarta dan mengkritik kebijakan pemerintah dalam menata kota dan tentunya dilibatkannya dana keistimewaan Yogyakarta dalam jumlah yang sangat besar.”

Nadya menyebut, pemilihan isu ini berawal dari adanya agenda tahunan Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Poros, salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UAD, yaitu Produksi Majalah. Ia juga mengungkap adanya tantangan selama proses penggarapan berita, mulai dari tema majalah yang mengangkat isu sosial budaya hingga kesulitan mencari narasumber. “Pembuatannya cukup sulit karena membutuhkan riset dan pendalaman isu yang matang,” ujarnya.

Namun, berkat kerja sama solid antara Nadya, yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi LPM Poros, dengan tim produksi majalah, seluruh hambatan dapat diatasi. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan mampu melahirkan karya jurnalistik yang berkualitas.

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi individu, tetapi juga bagi FSBK UAD secara keseluruhan. Nadya berharap produksi majalah LPM Poros terus hadir setiap tahun, sekaligus membawa lebih banyak penghargaan yang mengharumkan nama fakultas dan universitas di kancah nasional. (Shinta)

Tradisi Berprestasi, Dua Mahasiswa FSBK UAD Sabet Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sumedang National Challenge I 2024

Dua Mahasiswa FSBK Raup Medali di Kejuaraan Pencak Silat Sumedang National Challenge I 2024 (Dok. Izza)

Kembali torehkan prestasi, dua mahasiswa Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berhasil sabet Kejuaraan Pencak Silat Sumedang National Challenge I 2024. Ajang perebutan Piala Kemendikbud Ristek dan PB IPSI ini terselenggara pada tanggal 28 – 29 Desember 2024 bertempat di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Kedua mahasiswa tersebut berasal dari program studi (prodi) Ilmu Komunikasi angkatan 2024 bernama Muhammad Ilyas dan Izza Nur Qoriroh Umamy yang akrab disapa Muhil dan Izza. Adapun kejuaraan yang berhasil diraup oleh Izza adalah Medali Emas Kelas Dewasa Putri Solo Kreatif. Sementara itu, Muhil berhasil raih Medali Perak pada Kelas Dewasa Putra E (65 – 70 kg). Kemenangan ini dapat diraih berkat persiapan dan latihan yang dilakukan secara intensif.

Muhammad Ilyas (Muhil) Tunjukkan Ketangkasan saat Bertanding dengan Lawan (Dok. Muhil)

“Saya harus menjaga berat badan saya supaya masuk di kelas tanding. Saya juga berlatih keras di bawah didikan pelatih Tapak Suci UAD, yaitu Coach Bowo dan Coach Singgih,” ujar Muhil saat diwawancarai oleh tim Humas FSBK (01/01/2025). Meskipun merasa sedih karena belum meraih tempat pertama, ia tetap bangga dengan usahanya. Latihan ekstra yang dijalani memberinya kekuatan untuk bertahan hingga akhir pertandingan dan membuahkan hasil yang memuaskan.

Izza Nur Qoriroh Umamy (Izza) Tampilkan Kepawaiannya pada Kelas Dewasa Putri Solo Kreatif (Dok. Izza)

Senada dengan hal itu, Izza si peraih medali emas, menyebut bahwa kompetisi nasional ini berkesan untuk dirinya. Dengan mengikuti pertandingan ini, Izza memperoleh pengalaman dan batu loncatan untuk lebih semangat mendalami pencak silat. Evaluasi-evaluasi di kompetisi kali ini juga berpengaruh untuk kejuaraan mendatang.

Melalui kompetisi ini, keduanya berharap agar dapat menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan semakin semangat membawa nama baik kampus di tingkat nasional maupun internasional. Tak lupa harapan terkait pencak silat UAD juga mereka lontarkan, “Harapannya untuk pencak silat UAD semakin sukses lagi, semakin bagus lagi, dan semoga bisa berkancah di dalam negeri maupun luar negeri”. (Shinta)

Mahasiswa FSBK UAD Kembali Torehkan Prestasi di Dua Ajang Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional

Narendra Brahmantyo K.R. (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Angkatan 2021) FSBK UAD Juarai 2 Lomba Cipta Puisi (Dok. Istimewa)

Salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia angkatan 2021, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali meraih kejuaraan di ajang lomba cipta puisi tingkat nasional yang digelar di dua universitas. 

Mahasiswa yang gemar berkarya menciptakan puisi tersebut bernama Narendra Brahmantyo K.R. Melalui wawancara bersama tim Humas FSBK (2/12/2024), ia menyebut telah meraih juara 2 di ajang Lomba Cipta Puisi Bulan Bahasa Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2024 yang diselenggarakan pada 28 Agustus hingga 29 November 2024 oleh Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI) UGM. 

Pada kurun waktu yang bersamaan, Narendra juga menjuarai ajang Perlombaan Cipta Puisi Sayembara Sastra Besurek yang diselenggarakan oleh Teater Besurek, Universitas Bengkulu (UNIB) pada tanggal 21 Oktober hingga 16 November 2024.

Narendra akui dirinya merasa senang dapat berkontribusi untuk terlibat dalam kesastraan Indonesia melalui ajang perlombaan. “Senang sekali. Sebab, ternyata kemampuan saya dapat membuka wacana sastra. Meskipun, dalam lingkup yang sangat kecil (dengan mengikuti lomba),” ungkapnya. 

Mahasiswa yang gemar meraih kejuaraan cipta puisi ini mengaku telah senang berpuisi sejak akhir sekolah menengah atas. Menurutnya, puisi itu seperti lukisan yang dituliskan. Lebih jelas, untuk menangkap sense dalam puisi itu seperti memvisualisasikan peristiwa-peristiwa yang dilukiskan. 

“Makanya, bagi saya justru puisi yang baik itu puisi yang sederhana tapi kompleks. Tidak membingungkan dan tidak terlalu abstrak. Namun, sialnya yang susah adalah bagaimana membuat puisi yang sederhana itu,” tuturnya. 

Kendati demikian, Narendra tetap gemar belajar dan melatih sense atau kepekaannya terhadap segala hal. Ini juga menjadi kunci, mengapa ia dapat terus meraih kejuaraan di ajang lomba cipta puisi. 

Keep trying and learning. Percuma jika ingin juara tapi tidak pernah ikut lomba, sekalinya ikut dan kalah malah ciut. Namun, di sisi lain percuma juga jika ikut lomba berkali-kali dan kalah berkali-kali tapi tidak mau belajar dari kesalahan. Jadi, yang penting itu mau mencoba dan belajar,” jelasnya sekaligus menjadi pesan yang disampaikan untuk seluruh mahasiswa UAD, khususnya mahasiswa FSBK

Semoga prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi diri mereka. Dengan semangat yang sama, diharap mahasiswa semakin terdorong untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya demi mencapai prestasi yang lebih gemilang. (Shinta)

Kembangkan Skill Public Relations, Sembilan Mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD Ikuti Ajang Lomba Menulis Press Release di Unimma

Foto Bersama Sesi Talkshow dalam Rangkaian Acara MAW Institute Goes to Campus (Dok. Istimewa)

Dalam rangka menyemarakkan agenda MAW Institute Goes to Campus, mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berpartisipasi dalam kegiatan Lomba Menulis Press Release yang merupakan rangkaian acara dari MAW Institute Goes to Campus. Pelaksanaan lomba ini dilakukan secara langsung di Auditorium Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) pada hari Selasa, 26 November 2024.

Mas Asmono Wikan (MAW) Institute Goes to Campus diselenggarakan sebagai wadah yang memiliki komitmen untuk membantu mahasiswa di Indonesia agar mampu mengembangkan kompetensinya pada bidang public relations (PR) dan media. Saat ini MAW Institute bertandang ke kampus-kampus yang ada di Indonesia untuk mengajak para mahasiswa berkompetisi di ajang Lomba Menulis Press Release. Untuk mengisi materi press release, mahasiswa sebagai peserta lomba harus memperhatikan talkshow yang termasuk dalam rangkaian acara MAW Institute Goes to Campus.

Pembicara Talkshow (dari kiri ke kanan), Titis Widyatmoko (Co-founder Brilio.net), lva Fikrani Deslia, S.I.P., M.A. (Dosen Ilmu Komunikasi UAD),
Nurul Pikroh, S.I.Kom, M.M., (Konsultan PR) (Dok. Istimewa)

Sesi talkshow yang bertajuk “Transformasi Komunikasi di Era Media Sosial: Tantangan dan Peluang”, dihadiri oleh tiga pembicara yang inspiratif dan ahli di bidang PR serta media. Ketiga pembicara tersebut yakni, Titis Widyatmoko yang merupakan Co-founder Brilio.net, Nurul Pikroh, S.I.Kom, M.M., selaku Konsultan PR, dan juga lva Fikrani Deslia, S.I.P., M.A, selaku dosen Ilmu Komunikasi UAD.

Iva menyampaikan langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk menghadapi tantangan di era digital. Menurutnya, sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi khususnya PR, diharuskan memiliki skill menulis dan juga digital skill yang dibutuhkan untuk bersosial media.

“Mahasiswa itu juga harus menguasai skill dasar dalam konten media sosial. Pertama menulis, kemudian potret, audio, dan video. Setidaknya, kuasai salah satu skillnya saja,” tambah Titis saat memberikan saran mengenai tantangan media sosial.

Nurul Pikroh, dalam closing statement, “Jangan berhenti belajar karena dunia komunikasi itu berjalan terus, berputar terus. Yang artinya, selalu memaksa kita untuk selalu belajar.”

Selanjutnya, agenda perlombaan Menulis Press Release ini diikuti oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Magelang, mahasiswa Universitas Tidar, dan mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan. Adapun mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UAD yang berpartisipasi dalam perlombaan ini adalah sebagai berikut.

  1. Arivansi Ringu Kodi, Angkatan 2022
  2. Herlambang Yudha Prasetya, Angkatan 2022
  3. Isfha Aufa Na’imullah, Angkatan 2024
  4. Ajizah Rizki Tayani, Angkatan 2022
  5. Daffa Aulia Dzaky, Angkatan 2023
  6. Muhammad Irsal Abiyu, Angkatan 2022
  7. Iksa ruridha, Angkatan 2022
  8. Novalia, Angkatan 2021
  9. Endah Sari Manganti, Angkatan 2023

Mahasiswa Ilmu Komunikasi (tengah) Meraih Juara Kedua dalam Ajang Lomba Menulis Press Release (Dok. Istimewa)

Berdasarkan teknis perlombaan yang diselenggarakan secara langsung atau on the spot, maka di hari yang sama pula langsung ditentukan para pemenang lomba. Muhammad Irsal Abiyu, mahasiswa Ilmu Komunikasi UAD berhasil meraih juara kedua dalam ajang lomba tersebut. Ia mendapatkan sertifikat perlombaan, goodie bag, dan juga uang pembinaan.

Terakhir, untuk menutup rangkaian acara MAW Institute Goes to Campus, diumumkan pemenang Brand Ambassador (BA) MAW Talk Universitas Muhammadiyah Magelang. (Shinta)

FSBK UAD Umumkan Mahasiwa Berprestasi di Ajang Pilmapres Tingkat Fakultas Tahun 2024

Pemenang Mahasiswa Berprestasi di Ajang Pilmapres FSBK Tahun 2024 (Dok. Istimewa)

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Tahun 2024 resmi berakhir. Melalui unggahan resmi di akun Instagram, FSBK telah mengumumkan tiga pemenang dalam ajang Pilmapres FSBK Tahun 2024 pada Senin, 18 November 2024. Penyeleksian yang dilakukan selama kurang lebih dua pekan telah menghasilkan mahasiswa-mahasiswa unggulan yang mengantarkan pada ajang Pilmapres ke tingkat yang lebih tinggi.

Berikut adalah rincian mahasiswa yang berhasil menjadi mahasiswa berprestasi FSBK tahun 2024:

Juara I, dimenangkan oleh Arivansi Ringu Kodi (Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2022)

Juara II, dimenangkan oleh Mufti Putri Dewi Buana (Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Angkatan 2021)

Juara III, dimenangkan oleh Luthfan Aulia Fathan (Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Angkatan 2023)

Sebagai juara pertama, Arivansi menyebutkan bahwa persiapan mengikuti Pilmapres ini membutuhkan energi dan waktu yang ekstra, sebab pelaksanaan rangkaian Pilmapres ini cukup panjang. “Menurut saya pribadi, menyiapkan mental ketika ingin mendaftar adalah hal yang sangat krusial,” ujarnya saat diwawancarai oleh Humas FSBK (18/11/2024).

Sepakat dengan hal itu, Mufti dalam persiapannya turut menyebut bahwa persiapan diri juga tidak kalah penting agar lebih percaya diri saat mengikuti seleksi tersebut. Selain itu ia juga menyinggung beberapa hal yang harus dipersiapkan, meliputi pengumpulan berkas capaian unggulan baik prestasi, organisasi, hak cipta karya, dan berkas penting lainnya.

Selama berproses dalam ajang Pilmapres tingkat FSBK ini, Luthfan sebagai juara ketiga menyampaikan kendalanya dalam urusan publikasi. Namun, hal itu tidak menjadi penghambat dan justru oleh Luthfan dijadikan sebagai pembelajaran dan peluang untuk dirinya dapat berkembang. “Perhatikan hal-hal terkait pematerian yang diberikan karena itu menjadi tonggak kita selama Pilmapres. Terus berusaha walau nanti pasti ada kendala,” jelasnya.

Lewat ajang Pilmapres ini, ketiganya merasakan banyak hal yang dapat diperoleh, seperti pembelajaran baru yang belum pernah diterima, rasa kekeluargaan, dan juga kompetisi yang sehat dan saling memberikan hasil terbaik. Dengan itu, Arivansi berpesan kepada teman-teman FSBK bahwa jangan pernah sia-sia kan kesempatan yang ada, “all you have to do is just try, try, try. Believe in yourself that you can. If I can, you can!”

Selanjutnya, ketiga Mahasiswa Berprestasi FSBK ini akan berlaga pada Pilmapres Tingkat Universitas yang diperkirakan berlangsung pada akhir bulan November 2024. Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik, mengharumkan nama fakultas, dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi. Dukungan dan doa dari seluruh keluarga besar FSBK diharapkan dapat menjadi semangat bagi mereka dalam menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi. (Shinta)

EsBeKa Moeni Raih Juara 2 Lomba Vocal Group di Peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah

Anggota vocal group EsBeKa Moeni (dok. Humas FSBK)

Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dalam rangkaian lomba Hari BerMuhammadiyah yang diselenggarakan untuk memperingati Milad ke-112 Muhammadiyah, EsBeKa Moeni, grup vokal yang beranggotakan dosen-dosen FSBK, yaitu Angga Trio Sanjaya, M.pd., Dr. Tristanti Apriyani, S.S., M.Hum. Yang merupakan dosen program studi (prodi) Sastra Indonesia, Nunik Hariyanti, S.I.Kom., M.A., Indah Wenerda, S.Sn., M.A. Yang merupakan dosen prodi Ilmu Komunikasi, serta dosen dari prodi Sastra Inggris, Resneri Daulay S.S., M.A. Mereka berhasil meraih juara kedua dalam kategori lomba vocal group.  

Keikutsertaan EsBeKa Moeni tidak hanya menunjukkan kemampuan seni dan kreativitas para dosen FSBK, tetapi juga menjadi wujud partisipasi aktif fakultas dalam memperingati hari bersejarah bagi Muhammadiyah. Dengan harmoni suara yang memukau dan penampilan yang penuh semangat, grup ini berhasil menarik perhatian para juri dan hadirin yang menyaksikan lomba tersebut.  

Penghargaan Juara 2 yang diperoleh EsBeKa Moeni (dok. Humas FSBK)

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa dosen-dosen FSBK tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki bakat luar biasa dalam bidang seni. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri di berbagai bidang.  

Semoga pencapaian EsBeKa Moeni ini dapat memotivasi seluruh elemen di lingkungan UAD, khususnya FSBK, untuk terus berkarya, berprestasi, dan berkontribusi dalam memajukan nilai-nilai kebudayaan yang sejalan dengan semangat Muhammadiyah. (Nai)

Hubungi Kami

Kampus 4
Jalan Ahmad Yani, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul Yogyakarta 55166
Telepon: (0274) 563515, 511830, 379418, 371120 Ext. –
Faximille: 0274-564604
Email: fsbk@uad.ac.id

Lokasi Kami

Temukan Kami

  • Instagram : @fsbk_uad
  • youtube : FSBK UAD Fakultas Satra, Budaya, dan Komunikasi
  • Tik Tok : @fsbk_uad

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

© 2023 Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi | Universitas Ahmad Dahlan | Perguruan Tinggi Muhammadiyah