Di Balik Identitas Palsu: Diseminasi Penelitian Dosen Bahas Fenomena Fake Account di Media Sosial
Senin, 13 Juli 2026, Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK) kembali menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Penelitian Dosen sebagai wadah berbagi temuan riset kepada sivitas akademika. Pada kesempatan kali ini, diseminasi mengangkat isu fake account dalam dinamika politik di Indonesia. Diseminasi penelitian dosen kali ini disampaikan oleh bapak Rendra Widyatama, S.IP., M.Si., Ph.D selaku narasumber. Penelitian yang dipresentasikan berfokus pada strategi mitigasi dampak akun palsu terhadap perilaku politik masyarakat perkotaan dan pedesaan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hasil penelitian ini Ditemukan sekitar 80.000 data pos yang berasal dari 100 akun palsu yang diidentifikasi. Adapun pola aktivitas akun palsu ini dapat diindikasi melalui frekuensi postingan. ”Akun cenderung sangat tinggi atau memiliki pola tidak wajar dan profil akun minim pengikut, minim informasi, namun postingannya panjang seperti teks yang sudah disiapkan atau dicopy-paste”, ujar Bapak Rendra.
Isu penelitian ini diangkat karena merebaknya pergeseran sosiologis dari kepercayaan komunal yang bersifat nyata dan fisik bergeser menjadi kepercayaan digital (percaya pada narasi di dunia maya). Sehingga hal ini memicu polarisasi politik dan maraknya akun-akun manipulatif. Dampaknya, informasi di ruang digital tidak lagi menyebar secara organik, melainkan melalui manipulasi sistematis. Tujuannya bukan lagi untuk persuasi (mengubah opini), melainkan untuk memperkuat narasi (manipulasi sirkulasi) dan menciptakan echo chamber demi keuntungan kelompok atau bisnis tertentu.
Bahasan ini memantik diskusi beberapa peserta diseminasi yang menyoroti kompleksitas fenomena ini. Nunik Hariyanti, S.I.Kom.,M.A. dosen ilmu komunikasi sebagai salah satu penanya menanyakan tentang dorongan penelitian ini ke arah rekomendasi kebijakan. Mengingat sentimen negatif di ruang maya dalam konteks masyarakat Indonesia cukup rentan dan sangat dipengaruhi aspek budaya yang ada. Akhir kegiatan diseminasi ini ditutup dengan pembagian buku ”Polarisasi Politik Digital di Era Digital” kepada penanya yang beruntung.

Kegiatan diseminasi ini merupakan wujud komitmen FSBK dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan rekomendasi yang relevan bagi penyelesaian persoalan di masyarakat.


